Ratusan Motor Terjaring Razia Balap Liar di Porong

Jumat 20-02-2026,13:50 WIB
Reporter : Boy Slamet
Editor : Noor Arief Prasetyo

SIDOARJO, HARIAN DISWAY - Ratusan sepeda motor dan remaja terjaring razia balap liar di Jalan Arteri Porong, Kabupaten Sidoarjo, setelah dinilai mengganggu kenyamanan ibadah Ramadan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, Jumat, 20 Februari 2026.

Penertiban dilakukan jajaran Satlantas Polresta Sidoarjo setelah menerima banyak aduan masyarakat melalui media sosial, call center 110, hingga siaran radio. Aksi balap liar tersebut dinilai meresahkan karena menutup akses jalan dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra mengatakan petugas bergerak cepat menuju lokasi begitu menerima laporan warga. Dalam operasi tersebut, polisi menutup seluruh akses jalan menggunakan kendaraan besar untuk mencegah peserta maupun penonton melarikan diri.

“Pagi ini kami melaksanakan penertiban dugaan balap liar di wilayah Porong. Kami bergerak cepat ke lokasi dan mengamankan kurang lebih 300 kendaraan beserta para pengendaranya,” kata AKP Yudhi di lokasi.

BACA JUGA:Satreskrim Polresta Sidoarjo Ungkap Mafia BBM Bersubsidi

BACA JUGA: Polresta Sidoarjo Ungkap Ratusan Kasus Narkoba

Selanjutnya, para remaja yang terjaring langsung didata oleh petugas, sementara kendaraan mereka diangkut ke Mapolresta Sidoarjo. Polisi juga menerapkan penegakan hukum berupa tilang terhadap pelanggaran yang ditemukan.

“Selanjutnya kami lakukan penegakan hukum tilang. Orang tua juga kami panggil ke Polresta untuk menjemput anaknya masing-masing di Mako,” ujarnya.

Menurut AKP Yudhi, sebagian besar pelaku berasal dari wilayah Sidoarjo, namun terdapat pula remaja dari Surabaya, Pasuruan, dan Mojosari. Mayoritas sepeda motor yang diamankan tidak sesuai spesifikasi standar, seperti penggunaan knalpot brong dan modifikasi ekstrem yang membahayakan keselamatan.

“Kendaraan akan kami cek. Jika tidak sesuai standar, wajib dikembalikan ke bentuk semula terlebih dahulu sebelum bisa diambil,” tegasnya.

BACA JUGA:Polresta Sidoarjo Berhasil Ringkus Predator Anak

BACA JUGA:Anak Habisi Bapak Kandung di Tarik Sidoarjo, Polresta Sidoarjo Masih Dalami Motif

Sementara itu, Soleh, 55, warga sekitar Arteri Porong, mengaku aksi balap liar kerap terjadi dan melibatkan banyak remaja yang tidak diketahui asalnya. Ia menyebut kegiatan tersebut sangat mengganggu pengguna jalan lainnya.

“Mereka disaat menggelar balap liar ini meresahkan pengendara lain. Karena saat berlangsung jalan Arteri Porong ditutup total oleh mereka,” ungkapnya.

Razia ini menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat selama Ramadan, sekaligus menekan potensi kecelakaan akibat aksi balap liar di jalan raya. (*)

Kategori :