HARIAN DISWAY - Ramadan 1447 Hijriah menghadirkan fenomena unik: war takjil. Viral. Ramai menghiasi berbagai media sosial.
Istilah itu merujuk pada momen masyarakat saat berburu makanan berbuka puasa. Terutama di pasar dadakan menjelang waktu Magrib. Juga di berbagai titik yang dikenal memiliki banyak pilihan kuliner.
Di sejumlah kota seperti Bandung dan Surabaya, antrean panjang terlihat di sentra jajanan sore hari. Influencer pun tak ketinggalan ikut war takjil.
Menu tradisional tersaji. Seperti kolak pisang dan es buah. Bersanding dengan camilan modern yang dikemas lebih praktis. Hal tersebt menarik minat berbagai kalangan. Dari keluarga hingga anak muda.
BACA JUGA:Peluang Bisnis Takjil Ramadhan 2026, Kuncinya Kreativitas!
BACA JUGA:Ramadan 2026 Ramah Lingkungan, Cara Mudah Kurangi Sampah Plastik saat Berburu Takjil
Pasar Takjil Jadi Magnet Sore Hari
Suasana war takjil. Saat hujan pun masyarakat tetap antusias. -Alfi Kirom-
Pasar takjil musiman bermunculan di pinggir jalan, halaman masjid, hingga kawasan perumahan padat penduduk. Kehadiran lapak-lapak sementara itu mengubah suasana sore menjadi lebih ramai.
Aktivitas jual beli berlangsung cepat. Dalam rentang waktu terbatas sebelum azan Maghrib berkumandang. Banyak pedagang mendapat omset signifikan. Terutama selama dua pekan pertama Ramadhan.
Para pelaku UMKM memanfaatkan momentum tersebut untuk memperluas jangkauan pelanggan. Sekaligus memperkenalkan produk baru yang menyesuaikan selera pasar.
Viral di Media Sosial
Tagline war takjil pun ramai digunakan warganet. Mereka membagikan pengalaman berburu menu berbuka.
BACA JUGA:5 Menu Laris Manis, Ide Jualan Takjil Ramadan 2026
BACA JUGA:8 Ide Bisnis Takjil Ramadan 2026, Modal Kecil Mulai Rp45 Ribu Saja, Dijamin Laris!
Unggahan video antrean, ulasan rasa, hingga rekomendasi lokasi favorit. Itu jadi konten yang banyak dibagikan ulang. Hal tersebut memicu rasa penasaran pengguna lain.
Paparan di platform digital turut membantu pedagang mendapatkan promosi tanpa biaya tambahan. Efek viral membuat beberapa lapak mendadak dikenal luas. Bahkan didatangi banyak pembeli dari luar kawasan. Hanya karena rekomendasi di media sosial.