HARIAN DISWAY - Kekalahan telak 5-2 yang dialami Juventus dari Galatasaray pada leg pertama play-off babak gugur Liga Champions UEFA 2025/2026 ternyata menyisakan cerita menarik di luar lapangan.
Direktur Strategi Sepak Bola Juventus, Giorgio Chiellini, dikabarkan terkesan dengan performa penyerang Galatasaray, Baris Alper Yilmaz.
Dalam laga di Istanbul tersebut, Juventus sempat unggul 2-1 sebelum akhirnya kolaps di babak kedua dan kebobolan tiga gol tambahan.
Salah satu momen penting datang pada menit ke-49 ketika Yilmaz memberikan assist untuk gol Noa Lang yang membuat skor menjadi 2-2. Gol itu menjadi titik balik kebangkitan tuan rumah hingga akhirnya menang besar 5-2.
BACA JUGA:Juventus vs Como: Jeremie Boga Siap Debut, Kenan Yildiz Diistirahatkan?
BACA JUGA:Juventus vs Como: Krisis Bek dan Striker, Spalletti Siapkan Eksperimen di Allianz Stadium
Duel Kenan Yildiz (kiri) dan Baris Alper Yilmaz (kanan) dalam laga Galatasaray vs Juventus, laga playoff 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu 18 Februari 2026--Uefa.com
Chiellini Terkesan Fisik dan Mentalitas Yilmaz
Menurut laporan media Turki Fanatik, Chiellini bahkan secara khusus menanyakan informasi mengenai Yilmaz setelah pertandingan. Mantan bek legendaris Italia itu disebut sangat mengagumi gaya bermain sang winger.
“Saya melihat Baris (Yilmaz) dengan penuh kekaguman. Ia bermain sangat kuat secara fisik dan dalam duel. Anda mendorongnya, menariknya, tetapi ia tidak pernah jatuh,” ujar Chiellini dikutip dari Fanatik.
Ia juga membandingkan Yilmaz dengan wonderkid Juventus, Kenan Yildiz, dari sisi kekuatan fisik dan kualitas teknik.
“Pemain dengan kualitas seperti ini tidak mudah ditemukan. Ia sangat cocok untuk liga Italia. Jika ada kesempatan, kami sebagai Juventus harus mencoba mengajukan penawaran,” lanjutnya.
BACA JUGA:6 Pemain Juventus Tidak Masuk Skema Spalletti, Bakal Dijual Musim Panas?
BACA JUGA:Spalletti Beberkan Kunci Comeback Leg Kedua Juventus vs Galatasaray di Turin
Meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak klub, laporan tersebut menyebutkan bahwa Juventus bisa saja membuka pembicaraan dengan manajemen Galatasaray pada akhir musim jika kondisi memungkinkan.