Malware adalah perangkat lunak yang bekerja memasuki sistem tanpa izin. Serta dapat menyebabkan kerusakan pada sistem smartphone.--Pixabay
Upaya pembersihan itu menjadi bagian dari strategi besar Google. Yakni dalam memperketat pengawasan sejak tahap awal pengembangan aplikasi.
Kini, sistem berbasis AI sudah terintegrasi langsung dengan Android Studio serta fitur Data Safety di Play Store. Dapat digunakan untuk mendeteksi malware, spyware, dan potensi penipuan sejak dini.
BACA JUGA:Google Developer Groups Gandeng Kampus di Surabaya, Kembangkan Teknologi AI Lewat DevFest 2025
Tak hanya itu, Google juga memberantas manipulasi ulasan. Lebih dari 160 juta rating dan ulasan palsu berhasil diblokir. Dengan tujuan agar pengguna tidak tertipu oleh penilaian yang direkayasa.
Google menyebut pembaruan kebijakan itu berdampak positif bagi pengguna di berbagai negara. Termasuk Indonesia, sebagai upaya mengurangi potensi penipuan dan meningkatkan pengalaman penggunaan aplikasi.
Perusahaan menegaskan akan terus berinvestasi pada sistem keamanan berbasis AI. Demi menjaga Play Store tetap aman dan terpercaya. (*)