HARIAN DISWAY - Saat ditanya apa semboyan hidupnya, Mukiat Sutikno menjawab, "Don't chase after the belts, let the belts chase after you."
Secara letterlijk, kalimat tersebut terjemahannya kira-kira: Jangan mengejar sabuk juara, biarkan sabuk juara yang mengejar Anda. Namun, presiden direktur Bridgestone itu memaknainya lebih dalam.
Mukiat menjelaskan, dalam hidup, kita mestinya tidak semata mengejar tujuan yang akan dicapai, tetapi memastikan bahwa proses yang dijalani telah benar. "Sebab, dengan begitu, nantinya tujuan yang akan kita capailah yang justru akan mengejar kita," ucapnya.
Senada, pepatah Tiongkok juga mengiaskan, "瓜熟蒂落" (guā shú dì luò): kalau buahnya matang, bijinya pun akan berjatuhan dan menumbuhkan tunas baru. Maksudnya, bila segalanya dipersiapkan dan dijalani dengan baik, pasti akan menuai hasil yang gemilang.
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Pemilik Klinik Tshabina-Klinik Bharma Medica-Golden Farm Mujahid: Jian Ren Bu Ba
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Pj Head of Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun: Ke Ji Fu Li
Masalahnya, tidak sedikit dari manusia sekarang yang mungkin lantaran kelewat sering terpapar konten-konten flexing di media sosial, mengira kesuksesan bisa diraih tanpa perlu bersakit-sakit dahulu.
Padahal, peribahasa Mandarin lainnya mengingatkan, "欲速反迟" (yù sù fǎn chí): yang ingin keberhasilan instan, malah tak akan kesampaian.
Andai pun berhasil, bisa jadi tak akan berkelanjutan. (*)
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Psikolog Klinis-Duta Baca Jawa Timur Heraldha Savira: Neng Jin Qu Pi
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Bupati Lumajang Indah Amperawati: Min Wei Bang Ben