Tottenham Dihajar Arsenal, Igor Tudor Semprot Mental Pemain

Selasa 24-02-2026,05:32 WIB
Reporter : Raden Josaphat Bhismantaka
Editor : Retna Christa

Sejak 1 November, Spurs hanya meraih dua kemenangan dari 18 pertandingan liga. Catatan tersebut menegaskan betapa seriusnya situasi yang mereka hadapi. Dengan posisi yang semakin rawan, setiap poin kini menjadi sangat krusial.

Tantangan Berat dan Masalah Mental


Tottenham dihajar Arsenal 1-4 dalam laga lanjutan Premier League 2025/2026 matchday ke-27, Senin 23 Februari 2026--Getty Images

Dalam wawancara dengan BBC Radio Five Live, Tudor kembali menekankan bahwa timnya tertinggal jauh, terutama dalam aspek ketajaman mental dan kondisi fisik. Ia mengakui Arsenal berada di level berbeda saat ini dan pantas meraih kemenangan.

"Aku melihat semangat untuk meraih sesuatu yang kami inginkan. Tapi itu tidak cukup," kata Tudor. "Ini membantu kami memahami posisi kami sekarang," ungkapnya.

BACA JUGA:Tottenham vs Newcastle 1-2, Spurs Menuju Zona Degradasi

BACA JUGA:Kalah dari Man United, Tottenham Disebut Rooney Dekat Zona Degradasi

Tudor menyebut timnya sedang "penuh masalah" dan membutuhkan kerja keras setiap hari di tempat latihan. Ia menekankan pentingnya kerendahan hati, agresivitas, dan kekompakan sebagai kunci kebangkitan.

"Kami harus lebih agresif dan lebih kompak. Itu kuncinya," tegasnya. Ia juga menyoroti perbedaan ketajaman mental antara timnya dan Arsenal. Menurutnya, itulah aspek yang harus segera dibenahi.

Meski demikian, Tudor menolak terlalu larut dalam pembicaraan soal degradasi. "Memikirkan degradasi tidak membantu siapa pun," katanya.

Jadwal Berat dan Optimisme Soal Bertahan


Micky Van de Ven (kiri) dan Xavi Simons (tengah) usai laga Tottenham vs Arsenal (1-4), lanjutan Premier League 2025/2026 matchday ke-27, Senin 23 Februari 2026--Getty Images

Meskipun situasi terlihat suram, mantan gelandang Spurs yang kini menjadi pundit BBC, Danny Murphy, yakin Tottenham tidak akan terdegradasi. Ia percaya kualitas skuad masih cukup untuk bertahan di kasta tertinggi.

"Saya tidak berpikir Spurs akan turun. Saya rasa mereka punya cukup kualitas. Tapi kalau terus kalah dan kepercayaan diri turun, seberapa bagus pun pemainnya, semuanya jadi sulit," papar Murphy.

BACA JUGA:Man United vs Tottenham 2-0, Setan Merah Pepet Aston Villa di Klasemen

BACA JUGA:Tottenham vs Man City 2-2, Brace Solanke Buat The Cityzens Gagal Pepet Arsenal

Ia mengakui akan terkejut jika Spurs gagal bangkit. Namun, ia menekankan bahwa laga-laga ke depan sangat menentukan. Fakta bahwa Tottenham kini dibicarakan dalam konteks degradasi disebutnya sebagai sesuatu yang "luar biasa dan konyol".

Spurs akan menghadapi derby London lainnya melawan Fulham akhir pekan depan. Setelah itu, mereka dijadwalkan bertemu Crystal Palace, sebelum menjalani laga berat melawan Liverpool di Anfield.

Kategori :