HARIAN DISWAY - Puasa Ramadan 2026 berkaitan dengan peningkatan fungsi otak melalui hormon BDNF. Anda sudah tahu, BDNF adalah protein penting yang membantu sel otak tumbuh dan bertahan. Sehingga fokus dan daya pikir bisa meningkat.
Banyak orang mengira puasa membuat lemas dan sulit konsentrasi. Namun, riset menunjukkan kondisi puasa justru bisa merangsang produksi BDNF. Dampaknya pada ketajaman berpikir.
Di tengah tuntutan kerja yang padat, kemampuan fokus menjadi kunci produktivitas. Ramadan bisa menjadi momentum melatih disiplin. Sekaligus mengoptimalkan kinerja otak.
1. BDNF dan Peran Pentingnya bagi Otak
BDNF atau Brain Derived Neurotrophic Factor dikenal sebagai “pupuk” bagi sel otak. Protein itu membantu memperkuat koneksi antar neuron. Sehingga daya ingat dan konsentrasi meningkat.
BACA JUGA:Dampak Melewatkan Sahur bagi Kesehatan dan Konsentrasi saat Berpuasa
BACA JUGA:Gaya Hidup Slow Living Selama Ramadan, Fokus Ibadah dan Kesehatan Mental
Saat kadar BDNF naik, otak lebih adaptif dalam menerima informasi baru. Hal itu membuat seseorang lebih cepat memahami pekerjaan dan mengambil keputusan.
2. Puasa dan Lonjakan Produksi BDNF
Kondisi puasa memicu tubuh masuk fase metabolisme yang berbeda. Pada fase itu, produksi BDNF dapat meningkat. Sebagai bentuk adaptasi biologis.
Tubuh yang tidak terus-menerus mencerna makanan memiliki waktu untuk melakukan perbaikan sel. Termasuk sel-sel otak yang berperan dalam fokus dan kejernihan berpikir.
3. Fokus Kerja Lebih Stabil Saat Ramadan
Momen refleksi dan konsentrasi saat bekerja di bulan Ramadan, ketika puasa membantu tubuh beradaptasi dan merangsang peningkatan BDNF yang berdampak pada fokus serta kejernihan berpikir.--Freepik
Banyak pekerja merasakan ritme kerja lebih teratur selama Ramadan. Jadwal makan dan aktivitas yang terkontrol membantu mengurangi distraksi.
BACA JUGA:7 Latihan Otak yang Bisa Membantu Memori Anda Lebih Tajam Setiap Hari
BACA JUGA:Peneliti Jepang Ciptakan Assembloid, Mini Sirkuit Otak Manusia
Kadar gula darah yang lebih stabil saat pola makan terjaga juga berpengaruh pada konsentrasi. Hasilnya, pekerjaan bisa diselesaikan lebih rapi dan minim kesalahan.
4. Puasa Melatih Kontrol Diri dan Disiplin Mental
Ekspresi serius dan penuh tekanan saat menyelesaikan pekerjaan, menggambarkan tantangan menjaga fokus yang bisa diatasi dengan pengelolaan pola puasa dan keseimbangan mental selama Ramadan.--Freepik