Iran Serang Fasilitas Pemurnian Air Minum Bahrain, Pembalasan atas Qeshm

Iran Serang Fasilitas Pemurnian Air Minum Bahrain, Pembalasan atas Qeshm

Fasilitas pemurnian (desalinasi) air minum di Qeshm, Iran dilaporkan jadi sasaran serangan AS. Iran membalas dengan menyerang fasilitas serupa di Bahrain-Tehran Times-

HARIAN DISWAY - Tidak hanya fasilitas energi seperti kilang minyak, fasilitas pengolahan air minum (desalination plant) pun jadi sasaran dalam perang AS-Israel.

Kementerian Dalam Negeri Bahrain menyatakan pada hari Minggu, 8 Maret 2026 bahwa serangan drone Iran telah merusak sebuah pembangkit desalinasi air saat Republik Islam tersebut melancarkan gelombang serangan balasan terhadap tetangga-tetangganya di Teluk.

"Agresi Iran secara acak membom target sipil dan menyebabkan kerusakan material pada pembangkit desalinasi air, menyusul serangan drone," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan resmi. 

Selain itu, jatuhnya serpihan rudal melukai tiga orang dan merusak sebuah gedung universitas di Bahrain pada hari Minggu. "Sebagai akibat dari agresi terang-terangan Iran, 3 orang terluka dan kerusakan material menimpa gedung universitas di area Muharraq setelah serpihan rudal jatuh," ungkap kementerian tersebut merujuk pada wilayah pulau di barat laut Manama.

BACA JUGA:Fasilitas Energi Jadi Target, Ini Daftar Kilang dan Depot Minyak yang Diserang dalam Konflik Iran-AS-Israel

BACA JUGA:Iran Umumkan Total 5 Titik Infrastruktur BBM Iran Dibom AS

Serangan Iran pada hari Sabtu juga menyebabkan kebakaran di ibu kota Bahrain, Manama, yang merusak sebuah rumah dan beberapa bangunan lainnya.

Kementerian Dalam Negeri Bahrain juga menyatakan bahwa Pertahanan Sipil sedang mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memadamkan kebakaran yang dipicu oleh serangan ini, tanpa merinci apakah terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut.

Serangan ini terjadi setelah Teheran sebelumnya menuduh Amerika Serikat menyerang salah satu pembangkit desalinasi miliknya sendiri dari sebuah pangkalan di Bahrain.

BACA JUGA:Iran Lancarkan Serangan Balik ke Markas-Markas AS di Qatar, Bahrain, dan Kuwait

BACA JUGA:Iran Klaim Lebih dari 200 Tentara AS Tewas dan Terluka dalam Operasi Janji Sejati 4

Sehari sebelumnya, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan bahwa mereka telah menyerang pangkalan Juffair milik Amerika Serikat di Bahrain. Pihak Garda Revolusi menyebutkan bahwa pangkalan tersebut telah digunakan untuk menyerang fasilitas desalinasi air minum Iran pada hari yang sama.

"Sebagai tanggapan atas agresi teroris Amerika dari pangkalan Juffair terhadap pembangkit desalinasi Qeshm, pangkalan Amerika ini segera dihantam oleh rudal presisi berbahan bakar padat dan cair dari IRGC," tulis mereka dalam situs resminya.(*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: