Iran Klaim Lebih dari 200 Tentara AS Tewas dan Terluka dalam Operasi Janji Sejati 4
Militer Iran meluncurkan rudal ke arah target-target di Timur Tengah dalam operasi Janji Sejati 4-Press TV-
HARIAN DISWAY — Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbia memberikan pembaruan mengenai dampak serangan balasan yang dilancarkan Angkatan Bersenjata Iran terhadap pasukan dan aset Amerika Serikat. Pihak Teheran mengklaim bahwa lebih dari 200 tentara AS telah tewas atau terluka dalam rangkaian serangan selama 24 jam terakhir.
Kantor berita Tasnim pada Sabtu, 7 Maret 2026 melaporkan bahwa serangan balasan yang dilakukan di bawah "Operasi Janji Sejati 4" telah menimbulkan kerugian besar bagi pasukan dan komandan militer AS di kawasan tersebut.
Juru bicara Markas Khatam al-Anbia merinci bahwa 21 tentara AS tewas dan banyak lainnya terluka di lingkungan Armada ke-5 AS. Selain itu, sekitar 200 warga Amerika diklaim tewas atau terluka di Pangkalan Udara Al Dhafra.
Selain jatuhnya korban jiwa, pihak Iran melaporkan sebuah kapal tanker minyak milik Amerika Serikat telah menjadi sasaran di bagian utara Teluk Persia. Serangan-serangan ini juga diklaim telah menimbulkan kerusakan besar pada infrastruktur dan sumber daya militer AS di wilayah tersebut.
BACA JUGA:Israel Serang 3 Depot Minyak Iran, Ledakan Besar dan Kobaran Api Membubung di Teheran
BACA JUGA:Iran Mulai Gelombang Serangan Rudal-Rudal Jenis Baru, Ada Kheibar, Fattah, dan Khorramshahr
Markas Pusat Khatam al-Anbia, yang merupakan subdivisi dari Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran, menyatakan bahwa rentetan rudal dan drone ini merupakan aksi balasan keras atas kampanye militer mematikan yang diluncurkan AS dan Israel.
Kampanye tersebut dipicu oleh pembunuhan Pemimpin Besar Revolusi Islam, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei, serta komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari lalu.
Sementara itu, Garda Revolusi Iran pada hari Minggu menyatakan bahwa pasukannya sanggup bertempur dalam perang intens selama enam bulan melawan Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan ini muncul setelah pihak Israel mengklaim telah menyerang komandan-komandan Teheran di sebuah hotel tepi laut di pusat kota Beirut.
BACA JUGA:5 UPDATE Perang Iran vs AS–Israel Hari ke-8, Kapal Diserang hingga WNI Hilang
BACA JUGA:Jawab Trump, Presiden Iran Nyatakan Negaranya Tak Akan Menyerah ke Amerika
Eskalasi konflik yang kini memasuki minggu kedua juga dilaporkan berdampak pada negara-negara kawasan. Arab Saudi dilaporkan mencegat gelombang drone yang mengarah ke berbagai target, termasuk distrik diplomatik di ibu kota Riyadh.
Sementara itu, pihak Kuwait menyatakan sebuah serangan telah menghantam tangki bahan bakar di bandara internasional mereka.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: