HARIAN DISWAY - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan tingkat kerukunan umat beragama di Indonesia pada 2025 mencapai level tertinggi sepanjang sejarah.
Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri puncak Imlek Festival 2577 bertajuk Harmoni Imlek Nusantara di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu, 28 Februari 2026.
“Tahun 2025 tercatat dalam indeks bahwa tingkat kerukunan (umat beragama,Red) Indonesia sepanjang sejarah bangsa mencapai puncaknya,” katanya kepada para hadirin.
Ia menilai capaian tersebut menjadi catatan penting bagi perjalanan bangsa. Kerukunan yang terjaga dinilai sebagai fondasi utama stabilitas sosial Indonesia.
BACA JUGA:Menag Datangi KPK, Beri Penjelasan Soal Fasilitas Jet Pribadi Saat Kunjungan ke Sulsel
BACA JUGA:Nasib Pelaksanaan Haji 2026 setelah Serangan ke Iran, Himpuh Beber Risiko Terburuknya
Menag menyebut momentum ini terasa semakin istimewa karena perayaan Imlek tahun ini berlangsung beriringan dengan bulan suci Ramadhan. Dua tradisi besar itu menghadirkan simbol kuat tentang kebersamaan di tengah perbedaan.
“Lentera-lentera merah Imlek yang bercahaya, parade budaya, pasar UKM, serta berbagai pertunjukan akulturasi yang kita saksikan hari ini menjadi simbol indah bagaimana dua tradisi besar ini, Imlek dan Ramadhan,” ucap Nasaruddin.
Ia menegaskan, keberagaman bukanlah sumber perpecahan. Justru perbedaan menjadi energi pemersatu yang memperkuat identitas Indonesia.
Pemerintah, lanjutnya, hadir untuk memastikan harmoni sosial terus terawat melalui berbagai ruang perjumpaan lintas budaya dan agama.
BACA JUGA:Ngabuburit di Imlek Festival 2577, Warga Antusias Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis
BACA JUGA:Mengenali Jati Diri Anak Muda lewat Kajian di Kampoeng Ramadan, Quarter Life Crisis Bisa Diatasi
Nasaruddin juga mengajak masyarakat menjadikan Imlek sebagai momentum refleksi. Nilai syukur, kebajikan, dan solidaritas sosial perlu terus ditanamkan.
“Semoga menjadi momentum untuk semakin mempererat persatuan dan keadilan sosial, sehingga tidak ada lagi kemiskinan dan ketimpangan yang memisahkan kita, serta saling berbagi rezeki,” ujarnya dalam sambutannya.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 kepada masyarakat Tionghoa di seluruh Indonesia. Ia berharap cahaya lentera Imlek dapat terus menjadi simbol harapan dan kebahagiaan, sejalan dengan cahaya spiritualitas Ramadhan yang meneduhkan.(*)