Prabowo Salat Idulfitri di Aceh, Menag: Ingin Bersama Warga Terdampak Bencana
Menag Nasaruddin Umar saat doorstop bersama wartawan.-Dok. Kemenag-
JAKARTA, HARIAN DISWAY – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Aceh. Keputusan itu disebut sebagai bentuk empati Presiden terhadap masyarakat yang terdampak bencana di wilayah tersebut.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan, Presiden memilih hadir langsung di tengah masyarakat Aceh sebagai wujud kepedulian.
"Kita berikan apresiasi kepada Bapak Presiden kita, karena rela meninggalkan Jakarta dan ingin bersama-sama dengan warga yang terdampak bencana kemarin di Aceh,” terang Menag dalam Gema Takbir di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat, 20 Maret 2026.
BACA JUGA:Arus Mudik Berakhir, Ditjen Hubdat Minta Pemudik Hindari Puncak Arus Balik
BACA JUGA:Jadwal dan Pengaturan Lalin Salat Idulfitri 2026 di Balai Kota Surabaya
“Mudah-mudahan beliau sehat wal’afiat dan mudah-mudahan Allah menghapus semua bencana yang akhir-akhir ini sering melanda Indonesia," sambungnya.
Gibran Salat Ied di Istiqlal
Sementara itu, pelaksanaan Salat Idulfitri di Masjid Istiqlal, Jakarta, akan dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Selain itu, sejumlah perwakilan negara sahabat seperti Malaysia, Jepang, serta para duta besar negara-negara Islam juga dijadwalkan turut hadir.
Menag Serukan Persatuan Bangsa
Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin juga menyampaikan pesan penting terkait harmoni dan persatuan bangsa di momentum Idulfitri.
Menurutnya, Ramadan tahun ini terasa istimewa karena berdekatan dengan perayaan hari besar agama lain, seperti Imlek, Nyepi, dan Prapaskah.
"Hari-hari keagamaan yang kita peringati di republik ini memberikan energi positif untuk menciptakan keluhuran budi pekerti, menciptakan ketenangan batin, dan membawa kita lebih produktif untuk membawa bangsa Indonesia lebih damai dan rukun," ujarnya.
BACA JUGA:Prabowo Rayakan Idulfitri 1447 di Sumatera, Salat Id di Aceh
BACA JUGA:Haedar Nashir Tekankan Persatuan di Idulfitri 1447 H, Elite Bangsa Harus Jadi Teladan
Ia menilai keberagaman tersebut menjadi kekuatan spiritual yang mampu memperkuat persatuan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: