Aplikasi biasanya menyediakan laporan durasi penggunaan setiap hari. Dari situ pengguna bisa melihat berapa jam waktu yang terpakai untuk media sosial.
Evaluasi itu penting agar ada perubahan nyata. Jika durasi masih tinggi, pengaturan bisa diperketat keesokan harinya.
Mengganti Kebiasaan Scroll dengan Aktivitas Ibadah
Mengganti kebiasaan scrolling sosial media sangat lama dengan suasana khusyuk membaca Al-Qur’an saat Ramadan, momen yang lebih bermakna ketika durasi screen time berkurang dan fokus ibadah meningkat.--Pinterest
Mengurangi screen time saja tidak cukup tanpa mengganti kebiasaan tersebut. Waktu luang bisa dialihkan untuk membaca Al-Qur’an atau mendengarkan kajian singkat.
BACA JUGA:Mengatasi Sakit Gigi Saat Puasa Ramadan Tanpa Mengganggu Ibadah
BACA JUGA:8 Ramadan Goals untuk Meningkatkan Kualitas Ibadah dan Hidup Lebih Produktif
Perubahan kecil yang konsisten akan terasa besar hasilnya. Ramadan pun menjadi lebih bermakna dan tidak terasa berlalu begitu saja.
Mengatur screen time di bulan Ramadan bukan soal anti media sosial. Tetapi soal menata prioritas.
Dengan langkah sederhana itu, waktu ibadah bisa lebih terjaga. Hati pun terasa lebih tenang. (*)
*) Mahasiswa magang dari Prodi Akidah dan Filsafat Islam, UINSA.