Misteri Pecahnya Velg Marc Marquez di GP Thailand, Alarm untuk Ducati!

Selasa 03-03-2026,15:34 WIB
Reporter : Bagus Aji
Editor : Salman Muhiddin

BACA JUGA:MotoGP Thailand 2026: Acosta Taklukkan Marquez, Sprint Race Dibayangi Kontroversi

Beban statis motor bertambah secara dinamis akibat efek aerodinamika tersebut, membuat dampak benturan dengan tepi lintasan jauh lebih besar dibandingkan motor Grand Prix lima tahun lalu.

Insiden pecahnya velg Marc Marquez di GP Thailand diduga merupakan kombinasi antara geometri yang tidak menguntungkan (sudut benturan yang tidak ideal) dan beban downforce tinggi dari Desmosedici GP26 saat menghantam permukaan keras.

Kejadian ini menjadi alarm bagi pemasok velg dan tim teknis Ducati untuk segera mengevaluasi batas toleransi material terhadap benturan lateral, khususnya di sirkuit dengan karakter kerb yang memiliki transisi tajam.

Menariknya, menurut Manager Motorsport Michelin, Piero Taramasso, Marc bukan satu-satunya pembalap yang mengalami masalah di GP Thailand. Jorge Martin juga mengalami kejadian serupa saat sprint, yang memunculkan kekhawatiran terkait integritas ban Michelin.

“Jorge mengalami penurunan tekanan ban secara perlahan, sementara Marc kehilangan seluruh udara dalam sekejap,” ujar Taramasso.

Tiga pekan ke depan, MotoGP akan bertandang ke Brasil. Jika Ducati GP26 milik Marc mampu tampil kuat di sana, kejadian di Buriram bisa jadi hanya kesialan statistik.

Namun, jika masalah teknis kembali muncul, Ducati patut waspada terhadap dominasi Aprilia yang tampil solid di GP Thailand. (*)

Kategori :