MotoGP AS 2026: Jorge Martin Juara Sprint Berkat Ngotot Pilih Ban Medium

MotoGP AS 2026: Jorge Martin Juara Sprint Berkat Ngotot Pilih Ban Medium

MotoGP AS 2026: Jorge Martin juara Sprint berkat ngotot pilih ban medium. Foto: Jorge Martin merayakan kemenangan Sprint Race di COTA, Austin, 29 Maret 2026. -MotoGP-

HARIAN DISWAY - Kejutan terjadi di Sprint Race MotoGP Amerika Serikat (AS) 2026. Di Circuit of The America (COTA), Austin, Texas, Jorge Martin (Aprilia) sukses menjadi juara setelah menyalip Francesco Bagnaia di lap terakhir!

Hasil yang diraih pada Minggu dini hari WIB, 29 Maret 2026 itu sangat bersejarah buat Jorge Martin. Karena merupakan kemenangan perdananya setelah menyegel juara dunia 2024 di MotoGP Indonesia, September 2024.

Sekaligus yang pertama setelah ia mengalami kecelakaan parah pada post-season 2024, ketika ia mencatat debut mengendarai Aprilia. Yang membuatnya absen hampir di sebagian besar musim 2025. Tak mengherankan kalau ia sangat bahagia.

"Aku sangat senang dengan hasil ini. Ketika aku saya memulai musim di Thailand, aku tidak pernah berpikir akan memenangkan balapan setelah tiga seri," ungkap Jorge Martin dengan ekspresi semringah, dikutip dari situs resmi MotoGP.

BACA JUGA:Panas! Ramon Forcada Sebut Ducati Kacau Kelola Tim Satelit, Aprilia Lebih Unggul

BACA JUGA:Mengenal Teknologi Alur Mikro Ban Michelin untuk MotoGP 2026

"Ini luar biasa. Aku sangat berterima kasih kepada Aprilia. Mereka banyak membantuku untuk mencapai levelku lagi," jelasnya.

Martin mengatakan, sisa-sisa cedera masih ada. Kadang-kadang masih terasa sakit. Tapi tidak mengganggu performa fisiknya secara umum.

"Aku merasa lebih baik daripada sebelumnya. Aku merasa lebih kuat," yakinnya. "Aku masih merasakan beberapa masalah dengan kondisi fisikku, dalam hal rasa sakit. Tapi selain itu, enggak ada masalah," lanjutnya.

Strategi Ban Berjalan Sempurna


MotoGP AS 2026: Jorge Martin juara Sprint berkat ngotot pilih ban medium. Foto: Jorge Martin menyalip Pecco Bagnaia di lap terakhir Sprint Race di COTA, Austin, 29 Maret 2026. -Gold and Goose-

Martin mengakui, menyalip Pecco Bagnaia dengan Desmosedici GP26 bukan perkara mudah. Buktinya, ia baru bisa menyalip juara dunia dua kali itu pada lap terakhir.

Tapi, ia merasa sangat percaya diri karena meyakini pilihan bannya paling benar. Ia memilih menggunakan ban medium, ketika banyak pembalap lain memilih ban soft. "Strategiku sempurna. Aku senang itu membuahkan hasil," ucapnya.

BACA JUGA:Marquez Ungkap Kelemahan Ducati GP26, Lap Awal Jadi Penentu di MotoGP Brasil

BACA JUGA:Strategi Baru Ducati Picu Ketegangan, Gresini Jadi Korban?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: motogp.com