Juventus Hajar Pisa 4-0, Spalletti Sindir Jonathan David dan Lois Openda

Minggu 08-03-2026,08:47 WIB
Reporter : Muhammad Farrel Radia
Editor : Retna Christa

HARIAN DISWAY - Juventus baru saja membantai Pisa 4-0 dalam lanjutan Liga Italia Serie A di Stadion Allianz, Minggu dini hari WIB, 8 Maret 2026. Kemenangan itu mengakhiri periode kelam Juventus yang sudah tidak pernah menang sejak 1 Februari.

Hasil itu juga bertepatan dengan ulang tahun sang pelatih, Luciano Spalletti. Ia genap berusia 67 tahun pada hari pertandingan, 7 Maret 2026. Namun, kemenangan itu tidak membuat Spalletti sepenuhnya puas.

Alih-alih happy Spalletti malah mengirim "pesan" kepada manajemen klub terkait masa depan lini serang timnya. Khususnya mengenai Jonathan David dan Lois Openda. Secara "tersirat", ia minta keduanya dijual.

"Seorang penyerang tengah harus punya kekuatan fisik atau kualitas teknik yang sangat tinggi," ucap Spalletti, dikutip dari DAZN Italia. Kata-kata itu, sekali lagi, menyiratkan bahwa David dan Openda tidak memiliki apa yang diminta sang allenatore.

BACA JUGA:Juventus vs Pisa 4-0: Bianconeri Akhiri Tren Buruk, Jadi Kado Buat Spalletti

BACA JUGA:Rating Pemain Juventus Usai Melibas Pisa 4-0: Kenan Yildiz Terbaik

Masalah Juventus

Wajar kalau Luciano Spalletti gemas benar pada skuadnya saat melawan Pisa. Seluruh gol Bianconeri (julukan Juventus) tercipta di babak kedua, dan tidak ada yang berasal dari penyerang murni.

Gol-gol itu diciptakan para gelandang. Mulai dari Andrea Cambiaso dan Khephren Thuram, juga Kenan Yildiz. Bahkan Jeremie Boga, yang masuk di babak kedua, juga diposisikan sebagai winger.


Momen penyerang Juventus, Kenan Yildiz (kiri), ketika berduel dengan bek Pisa SC, Arturo Calabresi (kanan). Minggu, 8 Maret 2026.--Instagram @pisasportingclub

Jonathan David tidak berperan apa-apa. Bahkan perubahan performa Juventus terjadi setelah jeda pertandingan. Ketika Spalletti menariknya bersama Federico Gatti. Dan menggantinya dengan Jeremie Boga serta Lloyd Kelly.

Perubahan ini membuat Yildiz dimainkan sebagai false nine. Posisi yang kemudian membuahkan gol ketiga bagi tuan rumah. Meski begitu, Spalletti menilai peran tersebut sebenarnya bukan posisi ideal bagi pemain muda Turki itu.

BACA JUGA:Liverpool dan Man United Siap Goda Juventus untuk Jual Pierre Kalulu

BACA JUGA:Juventus Siap Lepas Douglas Luiz, Aston Villa Bisa Tebus Rp425 Miliar

Ia menjelaskan bahwa menghadapi tim seperti Pisa tidak mudah karena ruang permainan sangat terbatas, sehingga pemain depan harus mampu menentukan timing dan akurasi umpan dengan tepat. 

Spalletti menilai bahwa talenta muda Kenan Yildiz akan tampil lebih maksimal jika didampingi oleh penyerang nomor sembilan murni.

Kategori :