Iran Umumkan Total 5 Titik Infrastruktur BBM Iran Dibom AS

Minggu 08-03-2026,14:28 WIB
Reporter : Taufiqur Rahman
Editor : Taufiqur Rahman

HARIAN DISWAY - Iran melaporkan serangan udara dan pemboman yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel telah merusak setidaknya 5 titik infrastruktur energi di wilayahnya. 

Serangan tersebut dilakukan sepanjang Sabtu malam, 7 Maret 2026, menurut seorang pejabat kepada televisi pemerintah.

"Tadi malam, empat kilang minyak dan sebuah pusat transportasi produk minyak di Teheran dan Alborz diserang oleh pesawat musuh," kata CEO National Iranian Oil Products Distribution Company, Keramat Veyskarami, kepada televisi pemerintah pada hari Minggu. 

Ia menambahkan bahwa kelima fasilitas tersebut "mengalami kerusakan" namun "api telah berhasil dikendalikan."

Sebelumnya, Kantor Berita IRNA melaporkan satu hingga tiga depot Bahan Bakar Minyak (BBM) dihantam oleh pesawat-pesawat AS sejak hari Sabtu. Namun jumlah tersebut dilaporkan bertambah pada hari Minggu. 

BACA JUGA:Israel Serang 3 Depot Minyak Iran, Ledakan Besar dan Kobaran Api Membubung di Teheran

Depot tersebut berada di area yang dekat dengan kilang minyak utama, namun kantor berita IRNA melaporkan bahwa fasilitas kilang tersebut "tidak rusak dalam serangan militer."

Serangan juga menghantam depot minyak lainnya di barat laut Teheran, menurut seorang jurnalis AFP yang melihat api dan asap membumbung dari lokasi tersebut.


Asap mengepul dilaporkan dari sejumlah kilang minyak di dekat Teheran akibat serangan AS-Atta Kenare/AFP-

Teheran menyatakan ini adalah serangan pertama AS-Israel terhadap infrastruktur minyak Republik Islam tersebut saat pasar saham merosot dan harga minyak mentah melonjak.

Militer Israel mengatakan pihaknya menyerang "sejumlah fasilitas penyimpanan bahan bakar di Teheran" yang digunakan "untuk mengoperasikan infrastruktur militer."

BACA JUGA:Iran Mulai Gelombang Serangan Rudal-Rudal Jenis Baru, Ada Kheibar, Fattah, dan Khorramshahr

Memasuki Minggu kedua perang AS-Iran, dampak regional mulai merembet, dengan Arab Saudi mencegat gelombang drone yang mengarah ke target-target termasuk kawasan diplomatik di ibu kota Riyadh, dan Kuwait menyatakan sebuah serangan menghantam tangki bahan bakar di bandara internasionalnya.

Serangan terhadap penyimpanan bahan bakar penerbangan Kuwait memperparah kekhawatiran atas gangguan pasokan energi. Sebelumnya, perusahaan minyak nasional negara itu juga mengumumkan pemotongan produksi minyak mentah karena ancaman terhadap Selat Hormuz.(*)

 

Kategori :