Bus Sleeper vs Double Decker 2026: Mana Paling Minim Guncangan di Tol Trans Jawa?

Minggu 08-03-2026,23:46 WIB
Reporter : Moh.Faiqul Waffa *
Editor : Indria Pramuhapsari

HARIAN DISWAY - Kehadiran armada-armada premium membuat perjalanan jauh menggunakan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di jalur Tol Trans Jawa kian menarik.

Dua tipe bus yang paling diminati saat ini adalah bus sleeper dan bus double decker. Keduanya menawarkan fasilitas kelas atas. Namun, yang satu hanya satu tingkat, sedangkan yang lain dua tingkat.

Fasilitas di dua jenis bus premium itu antara lain kursi rebah (reclining), selimut, dan ruang privasi untuk beristirahat selama perjalanan.

Dari segi kenyamanan dan tingkat guncangan, kedua tipe bus ini memiliki karakteristik teknis yang berbeda. Berikut perbandingannya ditinjau dari aspek kenyamanan dan sedikit banyaknya guncangan:

BACA JUGA:7 Cara Melindungi Barang Bawaan Saat Mudik dengan Transportasi Umum

BACA JUGA:Daftar Obat Wajib di Tas Mudik 2026 untuk Lansia dengan Riwayat Darah Tinggi

1. Pusat Gravitasi Kendaraan


BUS SLEEPER satu tingkat memiliki pusat gravitasi lebih rendah sehingga cenderung lebih stabil dan minim goyangan saat melaju di jalan tol.-DP design-Pinterest

Bus sleeper satu tingkat umumnya memiliki pusat gravitasi lebih rendah karena seluruh kabin penumpang berada pada satu lantai.

Konfigurasi ini membuat kendaraan lebih stabil saat melaju dalam kecepatan tinggi atau melewati tikungan di jalur tol.

Sebaliknya, bus double decker memiliki profil lebih tinggi dengan dua lantai penumpang. Kondisi ini membuat efek body roll atau goyangan lebih terasa.

Terutama, bagi penumpang yang duduk di lantai atas saat bus bermanuver atau terkena angin samping.

BACA JUGA:6 Aplikasi Pemantau Kemacetan Lalu Lintas untuk Mudik Lebaran 2025

BACA JUGA:7 Lagu Hits yang Bikin Perjalanan Mudik Lebaran Naik Kereta Jadi Asyik

2. Posisi Tempat Tidur Penumpang

Kategori :