Aksi wing-back Inter Milan, Federico Dimarco (kanan), ketika berusaha menghindari kawalan winger AC Milan, Alexis Saelemaekers (kiri). Senin, 9 Maret 2026.--Instagram @acmilancast
Setelah itu, Inter mulai mengambil alih penguasaan bola. Namun, mereka kesulitan menembus rapatnya pertahanan Milan. Pada menit ke-14, Federico Dimarco mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi upayanya gagal.
Inter kembali memperoleh peluang pada menit ke-34 melalui Henrikh Mkhitaryan. Menerima umpan dari Piotr Zielinski di dalam kotak penalti, gelandang asal Armenia itu melepaskan tembakan yang masih mampu diamankan kiper Milan, Mike Maignan.
BACA JUGA:AC Milan Siapkan Kejutan di Derby Della Madonnina, Nkunku Gantikan Pulisic!
BACA JUGA:Como vs Inter Milan 0-0: Duel Minim Peluang, Tiket Final Masih Terbuka
Di luar dugaan, Milan justru berhasil membuka keunggulan semenit kemudian. Pada menit ke-35, serangan cepat yang diawali kombinasi Rafael Leao dan Youssouf Fofana di lini tengah membuka ruang di sisi kiri.
Fofana kemudian mengirim umpan matang kepada Pervis Estupinan yang dengan tenang menuntaskan peluang tersebut menjadi gol. Milan unggul 1-0.
Setelah mencetak gol, Milan semakin percaya diri. Alexis Saelemaekers dan Youssouf Fofana beberapa kali mencoba menciptakan peluang dari sisi sayap, tetapi upaya mereka masih belum menemui sasaran.
Jelang akhir babak pertama, Inter hampir menyamakan kedudukan. Pada menit ke-45+3, Nicolo Barella melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi meleset. Babak pertama berakhir dengan keunggulan 1-0 untuk Milan.
AC Milan vs Inter Milan 1-0, gol tunggal Estupinan buka persaingan scudetto. Foto: Pervis Estupinan menjebol gawang Yann Sommer di menit ke-35, 9 Maret 2026. -Diego Luzzani-Getty Images via AFP
BACA JUGA:Como vs Inter Milan: Inter Tanpa Lautaro Martinez, Fabregas Siapkan Senjata Rahasia
BACA JUGA:Inter Milan Kalahkan Genoa 2-0, Cristian Chivu Tegaskan Scudetto Belum Aman
Pada babak kedua, Inter kembali tampil dominan dalam penguasaan bola, sementara Milan lebih mengandalkan pergerakan tanpa bola dan serangan balik cepat.
Baru tiga menit, Inter mendapat peluang lewat tembakan Piotr Zielinski dari sudut sempit di sisi kanan setelah menerima umpan Nicolo Barella. Namun, Mike Maignan kembali tampil sigap mengamankan gawangnya.
Milan kemudian membalas melalui skema serangan balik. Rafael Leao dan Youssouf Fofana sempat mengancam gawang Inter, tetapi kiper Yann Sommer masih mampu menggagalkan peluang tersebut.
Pada menit ke-54, Inter kembali mencoba menekan lewat kerja sama Federico Dimarco dan Henrikh Mkhitaryan. Namun, tembakan Dimarco kembali melenceng dari target.