Kilang Minyak Bapco di Bahrain Terbakar, Diduga Diserang Drone Iran

Senin 09-03-2026,14:27 WIB
Reporter : Aqila Firda Zahro*
Editor : Taufiqur Rahman

HARIAN DISWAY - Kilang minyak di Bahrain diserang oleh pesawat nirawak (drone) yang diduga berasal dari Iran. Serangan tersebut memicu kebakaran dan asap tebal yang terlihat membumbung dari kawasan fasilitas energi di negara Teluk tersebut.

Otoritas setempat menyebut serangan menyasar kilang milik Bapco Energies yang berada di Pulau Sitra Island, tidak jauh dari ibu kota Manama.

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap hitam pekat naik dari area kilang setelah ledakan terjadi. Dalam rekaman tersebut juga terlihat tim darurat bergerak menuju lokasi untuk menangani kebakaran.

BACA JUGA:Kapal Tunda UAE Diserang di Selat Hormuz, 3 Kru WNI Hilang

BACA JUGA:Iran Umumkan Total 5 Titik Infrastruktur BBM Iran Dibom AS

Pemerintah Bahrain kemudian mengonfirmasi bahwa fasilitas tersebut memang menjadi sasaran serangan drone. Otoritas menuding Iran berada di balik serangan tersebut di tengah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Meski sempat terjadi kebakaran, pihak berwenang menyatakan api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif cepat. Operasi di kilang minyak itu juga dilaporkan masih berjalan sambil tim teknis melakukan pemeriksaan terhadap dampak kerusakan.

Serangan ini menjadi salah satu indikasi bahwa konflik regional yang semakin meluas kini mulai menyasar infrastruktur energi penting di kawasan Teluk.

BACA JUGA:Fasilitas Energi Jadi Target, Ini Daftar Kilang dan Depot Minyak yang Diserang dalam Konflik Iran-AS-Israel

Fasilitas energi seperti kilang minyak dan depot bahan bakar memang menjadi target strategis karena perannya yang vital dalam pasokan energi dan perekonomian kawasan.

Hingga kini otoritas Bahrain masih melakukan penyelidikan untuk memastikan skala kerusakan di kilang tersebut serta menilai dampaknya terhadap produksi energi nasional.

Sebelumnya, pihak AS-Israel juga menarget kilang minyak Iran. CEO Perusahaan Distribusi Produk Minyak Nasional Iran, Keramat Veyskarami, mengonfirmasi bahwa pesawat musuh menghantam empat depot minyak dan satu pusat transportasi produk minyak yang tersebar di wilayah Teheran dan Alborz.

Meski demikian, pada Minggu, 8 Maret 2026, Amerika Serikat membantah telah menargetkan infrastruktur energi Iran secara sengaja. "Itu adalah serangan Israel; itu hanya depot bahan bakar lokal untuk mengisi tangki bensin," ujar Wright dalam pernyataan terbarunya.

"Amerika Serikat menargetkan nol infrastruktur energi. Tidak ada rencana untuk menargetkan industri minyak Iran, industri gas alam mereka, atau apa pun yang berkaitan dengan industri energi mereka," tegas Wright.(*)

*)Peserta Magang dari Universitas Airlangga

Kategori :