HARIAN DISWAY - Pelatih interim Igor Tudor membuat pernyataan cukup mengejutkan menjelang laga babak 16 besar Liga Champions melawan Atletico Madrid.
Ia secara terbuka menyebut bahwa target utama Tottenham Hotspur saat ini bukanlah melangkah jauh di kompetisi Eropa, melainkan memastikan tim tetap bertahan di Premier League.
Situasi Tottenham memang sedang sulit di kompetisi domestik. Klub asal London tersebut hanya terpaut satu poin dari zona degradasi dengan sembilan pertandingan liga tersisa.
Kondisi tersebut membuat fokus utama tim berubah dari mengejar prestasi di Eropa menjadi memastikan keselamatan mereka di liga. Sejak mengambil alih kursi pelatih, Tudor belum mampu membawa perubahan signifikan.
Ia bahkan menelan tiga kekalahan dalam tiga pertandingan pertamanya sambil menghadapi masalah cedera pemain yang semakin bertambah.
BACA JUGA:Tottenham Terancam Degradasi, Sherwood Sebut Igor Tudor Kebingungan
BACA JUGA:Tottenham Makin Dekat dengan Degradasi, Igor Tudor Pilih Diam Soal Nasibnya
Micky Van de Ven (kiri) dan Xavi Simons (tengah) usai laga Tottenham vs Arsenal (1-4), lanjutan Premier League 2025/2026 matchday ke-27, Senin 23 Februari 2026--Getty Images
Dalam kondisi seperti ini, pelatih asal Kroasia itu memilih bersikap realistis terhadap prioritas klub.
“Target pertama kami adalah Premier League dan itu harus dikatakan secara terbuka,” ujar Tudor dalam konferensi persnya. Meski begitu, Tudor menegaskan bahwa Tottenham tetap akan berusaha tampil maksimal di Liga Champions.
Menurutnya, pertandingan melawan Atletico tetap penting karena dapat membantu tim berkembang dan menemukan solusi atas berbagai masalah yang mereka hadapi.
“Bukan berarti kami tidak ingin lolos ke babak berikutnya. Setiap pertandingan penting. Ini kesempatan untuk berkembang,” tambahnya.
Bagi Tudor, menghadapi tim berpengalaman seperti Atletico justru bisa menjadi ujian yang membantu Tottenham meningkatkan kualitas permainan mereka.
BACA JUGA:Debut Igor Tudor Berakhir Pahit, Tottenham Kian Dekat Zona Degradasi
BACA JUGA:Tottenham dan West Ham Terancam Degradasi, Masalah Mental Jadi Ancaman Nyata