HARIAN DISWAY - Kemacetan lalu lintas sering menjadi pemicu stres bagi banyak pengemudi. Waktu tempuh yang lebih lama, suara klakson, serta kondisi jalan yang padat dapat membuat emosi cepat naik.
Untuk mengatasi hal tersebut, sebagian pengemudi menggunakan aromaterapi di dalam mobil. Itu menjadi cara sederhana untuk membantu menenangkan pikiran.
Aromaterapi mampu memberikan efek rileks melalui indra penciuman. Beberapa jenis aroma bahkan dipercaya dapat membantu menurunkan tingkat stres dan membuat suasana di dalam mobil terasa lebih nyaman.
Berikut beberapa jenis aromaterapi mobil yang sering digunakan dan manfaatnya.
BACA JUGA:4 Teknik Penggunaan Aromaterapi untuk Relaksasi dan Kesehatan Mental di Era Modern
BACA JUGA:Gak Perlu Minum Kopi, Hirup Aromanya Aja Sudah Meningkatkan Fokus dan Memori!
Aroma Lavender untuk Relaksasi
Lavender menjadi salah satu aromaterapi paling populer untuk membantu meredakan stres. Aroma bunga ini punya efek menenangkan yang dapat membantu tubuh lebih rileks.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa aroma lavender dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan dan memperbaiki suasana hati. Karena itu, banyak produk pengharum mobil menggunakan aroma lavender sebagai pilihan utama.
Saat terjebak macet, aroma lavender dapat membantu pengemudi lebih tenang sehingga tidak mudah terpancing emosi.
Aroma Kopi untuk Meningkatkan Fokus
PENGHARUM MOBIL dengan aroma kopi dan citrus sering digunakan untuk meningkatkan fokus serta memberikan sensasi segar selama perjalanan. --Freepik
Selain lavender, aroma kopi juga cukup populer digunakan sebagai pengharum mobil. Aroma ini diyakini dapat memberikan efek menyegarkan dan meningkatkan kewaspadaan.
BACA JUGA:Scent Layering: Seni Memadukan Aroma untuk Wangi yang Unik
BACA JUGA:Prada Rilis Parfum Mewah Beraroma Chai, Harganya Setara Smartphone Kelas Menengah
Bagi sebagian orang, aroma kopi dapat membantu menjaga konsentrasi saat mengemudi dalam waktu lama. Namun, efek relaksasinya tidak sekuat aroma lavender.
Itulah sebabnya aroma kopi lebih cocok digunakan ketika pengemudi merasa mengantuk atau membutuhkan dorongan energi saat perjalanan jauh.
Aroma Citrus yang Menyegarkan
Jenis aroma lain yang cukup sering digunakan adalah citrus seperti lemon atau jeruk. Aroma ini dikenal memberikan sensasi segar dan bersih di dalam mobil.
Aroma citrus dapat membantu meningkatkan mood serta memberikan perasaan lebih berenergi. Selain itu, wangi jeruk juga sering digunakan untuk membantu mengurangi rasa lelah saat berkendara.
BACA JUGA:Sulap Kertas Bekas Menjadi Lilin Aroma Terapi, Bisa Dijual Lho!
BACA JUGA:5 Rekomendasi Aroma Parfum yang Cocok untuk Siang dan Malam Hari
Meski tidak sekuat lavender dalam memberikan efek relaksasi, aroma citrus tetap menjadi pilihan favorit karena kesegarannya.
Penggunaan aroma terapi di dalam mobil kini semakin populer karena praktis dan mudah digunakan. Banyak pengharum mobil hadir dalam bentuk diffuser kecil, gantungan ventilasi, hingga spray aromaterapi.
Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh National Institutes of Health (NIH), aroma lavender diketahui memiliki efek menenangkan yang dapat membantu menurunkan kecemasan dan meningkatkan rasa relaksasi.
Hal inilah yang membuat lavender sering direkomendasikan sebagai aromaterapi untuk membantu mengelola stres.
BACA JUGA:Aromaterapi di Rumah Bisa Berisiko Bagi Hewan Peliharaan, Ini Penjelasannya
BACA JUGA:Montiss Ajari Olah Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi
Dengan memilih aromaterapi yang tepat, suasana di dalam mobil bisa menjadi lebih nyaman. Pengemudi pun bisa berkendara dengan lebih fokus dan aman meski harus menghadapi kemacetan panjang. (*)
*) Mahasiswa Magang Prodi Akidah dan Filsafat Islam UINSA.