BACA JUGA:Hasil Kualifikasi GP Australia 2026, Mercedes Start 1-2 di Era Regulasi Baru F1
BACA JUGA:FP3 GP Australia 2026 Ricuh: Russell Tercepat, Antonelli Crash di Tikungan 3
Ferrari sepertinya harus waspadai sirkuit Internasional Shanghai.
Namun, ada variabel lain yang perlu dipertimbangkan. Dimana Shanghai akan menjadi balapan Sprint pertama musim ini, yang berarti setiap tim hanya memiliki satu sesi latihan bebas untuk menemukan pengaturan mobil yang ideal.
Tahun lalu, Lewis Hamilton berhasil memenangkan Sprint. Namun, Ferrari justru melakukan kesalahan dalam pengaturan mobil untuk balapan Grand Prix hari Minggu. Hal itu menunjukkan betapa cepatnya sebuah tim bisa berubah dari pahlawan menjadi pecundang di akhir pekan Sprint.
Selain itu, faktor cuaca juga dapat memainkan peran penting. Hujan diperkirakan turun pada balapan hari Minggu. Menariknya, selain Ferrari dan Red Bull pada hari kedua uji coba pramusim, hampir tidak ada pembalap yang sempat menguji mobil baru mereka dalam kondisi basah.
Sirkuit Shanghai sendiri menuntut keberanian saat mengekang, kesabaran, serta kekuatan leher untuk melewati tikungan kecepatan tinggi, dan juga kecepatan puncak yang baik. Semua ciri-ciri tersebut sepertinya sudah terpampang Ferrari di Albert Park.
Jika Scuderia mampu menjaga performa seperti yang ditunjukkan pada akhir pekan sebelumnya, Hamilton berpeluang meraih podium pertamanya pada musim 2026 bersama Ferrari.(*)