HARIAN DISWAY - Sebanyak 6.859 masjid yang tersebar di seluruh Indonesia dipastikan siap memberikan layanan khusus bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 1447 H.
Melalui program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI), ribuan masjid tersebut dioptimalkan fungsinya sebagai titik singgah yang menyediakan fasilitas dasar bagi masyarakat yang mudik.
Program ini direncanakan mulai beroperasi secara efektif pada tujuh hari sebelum (H-7) hingga tujuh setelah (H+7) Idulfitri.
Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii, menjelaskan bahwa lengkah ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat pelayanan masyarakat.
BACA JUGA: Menjelang Lebaran, pedagang kue kering sebut transaksi meningkat tiga kali lipat
BACA JUGA: Mahalnya Harga Tiket Mudik Jelang Lebaran yang Disorot DPR
“Layanan yang diberikan itu adalah membuka akses masjid dan mushola selama 24 jam, menjaga keamanan masjid dan mushola serta area parkir, menyediakan ruang layanan kesehatan, memastikan kebersihan khususnya di lingkungan toilet dan ketersediaan air bersih,” kata Romo Muhammad Syafii dalam acara pelepasan ekspedisi di kantor Kemenag, Kamis, 11 Maret 2026.
Selain fasilitas dasar, masjid-masjid tersebut juga menyediakan layanan penunjang untuk memenuhi kebutuhan darurat bagi masyarakat yang mudik, seperti tempat pengisian daya baterai gawai, air minum, hingga makanan ringan.
Muhammad Syafii menegaskan bahwa masjid harus memberikan kenyamanan bagi warga yang sedang menempuh perjalanan jauh.
Guna mempermudah akses masyarakat, lokasi dari 6.859 masjid layanan tersebut akan diinformasikan secara berkala melalui Radio Elshinta mulai H-8 hingga H+8 Lebaran.
BACA JUGA: Polri Kerahkan 44 Humas di Pengamanan Jalur Mudik 2026, untuk Apa?
BACA JUGA: Polri Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas Besok
“Alhamdulillah, Kementerian Agama tahun ini bekerja sama dengan Radio Elshinta dengan program EMI, Ekspedisi Masjid Indonesia. Insya Allah para pemudik akan tepat sasaran dan tepat informasinya tentang yang dibutuhkan selama dalam perjalanan dengan informasi yang akan disiarkan oleh Elshinta,” katanya Syafii. (*)
*) Peserta Magang dari Universitas Trunojoyo Madura.