HARIAN DISWAY - Pembalap McLaren, Oscar Piastri, mengungkap sebuah kebetulan yang cukup aneh setelah mengalami insiden pada pembuka musim F1 2026. Peristiwa tersebut mengingatkannya pada pengalaman masa kecil yang terjadi lebih dari satu dekade lalu.
Insiden tersebut terjadi pada Australian Grand Prix yang digelar di Albert Park, Melbourne. Piastri mengalami kecelakaan saat menjalani lap pengintaian sebelum balapan dimulai.
Kecelakaan tersebut membuat pembalap asal Australia itu tidak dapat mengikuti seluruh rangkaian aktivitas di grid. Akibatnya, seorang grid kid yang seharusnya bertemu dengannya kehilangan kesempatan tersebut.
Situasi tersebut secara tidak sengaja mengulang pengalaman yang pernah dialami Piastri sendiri ketika masih kecil. Pada tahun 2015, ia pernah menjadi grid kid untuk pembalap Formula 1 asal Rusia, Daniil Kvyat.
Saat itu Kvyat yang masih membela Red Bull Racing mengalami masalah saat menuju grid pada GP Australia. Insiden tersebut membuat Piastri kecil tidak sempat bertemu dengan Kvyat pada saat itu.
Oscar Piastri ungkap kebetulan aneh yang ia alami lagi setelah 11 tahun iaa mengalami hal serupa dengan Daniil Kvyat-McLaren Mastercard Formula 1 Team-x
BACA JUGA:Grand Prix China FP1 2026: George Russell Tercepat di Shanghai, McLaren Tempel Mercedes
BACA JUGA:Lando Norris Sebut Ferrari Punya Mobil Terbaik, Unggul di Tikungan
Piastri menjelaskan bahwa ia baru menyadari kemiripan situasi tersebut setelah insiden yang terjadi pada llap pengintaian. Peristiwa itu membuat seorang anak yang menjadi grid kid untuknya juga tidak mendapat kesempatan bertemu langsung dengannya.
Meski demikian, Piastri berusaha memperbaiki situasi tersebut dengan menghubungi anak terssebut secara langsung. Ia mengirimkan pesan dan video sebagai bentuk permintaan maaf karena tidak dapat bertemu langsung di grid.
"Sayangnya, saya tidak sempat bertemu dengan anak grid yang seharusnya saya temui. Saya sudah menghubunginya dan mengiriminya video, tetapi ya, kebetulan yang aneh bahwa 11 tahun kemudian hasilnya sama," ujar Piastri.
Pembalap Australia itu menyebut kebetulan tersebut terasa cukup unik karena terjadi dengan jarak waktu sebelas tahun. Menurutnya, sangat jarang sebuah kejadian yang pernah ia alami sebagai anak kecil justru terulang ketika ia sudah menjadi pembalap F1.
Selain membahas kejadian tersebut, Piastri juga menyoroti akhir pekan balapan yang sulit pada seri pembuka musim. Ia mengakui bahwa hasil di Australia menjadi pengalaman yang cukup mengecewakan bagi dirinya.
BACA JUGA:Ferrari Siapkan Sayap Belakang Macarena untuk GP China di Tengah Klaim Mobil Terbaik
BACA JUGA:Verstappen Akui Suasana Red Bull Terasa Berbeda Tanpa Helmut Marko