Libur Nyepi 2026 Berapa Hari? Ini Jadwal Resmi Cuti Bersama dan Tanggal Libur Nasional!

Selasa 17-03-2026,13:13 WIB
Reporter : Aisyah Aulia Maulana Putri
Editor : Mohamad Nur Khotib

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Pemerintah resmi menetapkan libur Hari Raya Nyepi 2026 selama dua hari melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 menteri, yakni pada 18 Maret sebagai cuti bersama dan 19 Maret sebagai libur nasional.

Penetapan itu penting diketahui masyarakat untuk mengatur jadwal kerja, perjalanan, hingga rencana libur panjang yang berdekatan dengan momen Lebaran 2026.

Dalam aturan tersebut, libur Nyepi 2026 berlangsung selama dua hari berturut-turut. Adapaun rincian jadwal libur Nyepi 2026.

BACA JUGA:Kapan Cuti Bersama Nyepi 2026? Persiapan Libur Panjang Mulai Minggu Depan!

BACA JUGA:Malam Takbiran Bisa Bersamaan dengan Nyepi di Bali, Kemenag Keluarkan Panduan Khusus

Libur Hari Raya Nyepi Berapa Hari?

Hari Raya Nyepi yang merupakan peringatan Tahun Baru Saka akan jatuh pada 19 Maret 2026 dan dirayakan oleh umat Hindu.

Momentun keagamaan tersebut ditetapkan sebagai hari libur nasional oleh pemerintah.

Penetapan libur nasional ini bertujuan memberi kesempatan bagi umat Hindu menjalankan ibadah secara khusyuk.

BACA JUGA: Saat Nyepi, ASDP Hentikan Sementara Penyeberangan Jawa–Bali

BACA JUGA:Cara Dapat Libur 14 Hari Maret 2026: Nyepi dan Lebaran, Cek Kalender Cuti dan WFA Resmi

Selain itu, masyarakat umum juga dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk beristirahat.

Pemerintah tidak hanya menetapkan satu hari libur nasional dalam perayaan Nyepi 2026. Kebijakan tambahan berupa cuti bersama juga diberlakukan sehari sebelum hari raya.

  • 18 Maret 2026: Cuti Bersama Nyepi 2026
  • 19 Maret 2026: Libur Nasional Nyepi 2026

Penetapan ini sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat terkait berapa lama libur Nyepi. Dengan total dua hari tersebut, masyarakat memiliki waktu cukup dalam menjalankan ibadah ataupun beristirahat.

Selain itu, jika dihitung secara menyeluruh, masyarakat berpotensi menikmati libur panjang hingga hampir satu pekan. Momentum ini kerap dimanfaatkan untuk mudik, liburan, atau berkumpul bersama keluarga.

Kebijakan dalam SKB 3 menteri tersebut disusun dengan mempertimbangkan keseimbangan hari kerja dan waktu istirahat. Pemerintah berupaya menjaga produktivitas tanpa mengabaikan kebutuhan libur masyarakat.

Kategori :