HARIAN DISWAY - Sempat harap-harap cemas, Arsenal akhirnya memastikan langkah ke babak 8 besar Liga Champions. Tiket dikunci setelah pasukan Mikel Arteta menumbangkan Bayer Leverkusen 2-0 pada Rabu dini hari WIB, 18 Maret 2026.
Bermain di Emirates Stadium, pasukan Mikel Arteta tampil sangat dominan dan percaya diri. Sebaliknya, tim tamu memang tetap gigih, namun kurang tajam. Mereka pun lolos dengan agregat 3-1.
Bintang kemenangan The Gunners kali ini adalah Eberechi Eze. Ia mencetak gol perdana di Liga Champions lewat aksi memukau. Menerima umpan Leandro Trossard, ia berputar di tepi kotak penalti, lalu melepaskan tendangan keras ke pojok atas gawang Leverkusen.
Skor semakin mantap di babak kedua setelah Declan Rice menyambar bola liar hasil sapuan yang buruk dari pertahanan Leverkusen dengan tendangan melengkung yang akurat.
BACA JUGA:Lewis Hall Masuk Radar Arsenal Hingga Man City, Newcastle Tegaskan Tak Dijual
BACA JUGA:Rating Pemain Arsenal yang Kalahkan Everton 2-0, Max Dowman Bintangnya!
Di babak perempat final nanti, Arsenal akan ditantang oleh Sporting CP, tim yang baru saja melakukan comeback dramatis dan menggugurkan kuda hitam Bodo/Glimt.
Jalannya Pertandingan Arsenal vs Leverkusen
Bukayo Saka dalam laga Arsenal vs Bayer Leverkusen, lanjutan leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu 18 Maret 2026--Uefa.com
Pertandingan dimulai dengan tempo cukup hati-hati. Leverkusen sempat mengancam melalui pergerakan sayap. Namun, Arsenal perlahan mengambil alih kendali permainan.
Bukayo Saka menjadi salah satu motor serangan di sisi kanan, beberapa kali merepotkan lini belakang lawan. Peluang pertama datang dari situasi bola mati, tetapi upaya Gabriel masih melambung tipis di atas mistar.
Memasuki menit ke-20, tekanan Arsenal meningkat. Leandro Trossard beberapa kali mengancam gawang Janis Blaswich, tetapi kiper Leverkusen tampil solid dengan sejumlah penyelamatan penting.
BACA JUGA:Arsenal vs Everton 2-0, Gyokeres-Dowman Antar The Gunners Mantap di Pucuk
BACA JUGA:Arsenal Pertimbangkan Rekrut Tino Livramento, Ben White Berpotensi Dikorbankan
Ia menggagalkan peluang dari Trossard, Declan Rice, hingga Saka dalam periode tekanan bertubi-tubi. Di sisi lain, Leverkusen kesulitan menciptakan peluang berarti karena disiplin lini belakang Arsenal yang digalang William Saliba.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-36 melalui gol spektakuler Eberechi Eze. Berawal dari umpan Trossard di depan kotak penalti, Eze mengontrol bola dengan sentuhan pertama yang cerdas.