Gelar Piala Afrika Senegal Dicabut, Maroko Jadi Juara AFCON 2025

Rabu 18-03-2026,09:41 WIB
Reporter : Raden Josaphat Bhismantaka
Editor : Retna Christa

Aksi walk-out itu menyebabkan pertandingan terhenti total selama sekitar 17 hingga 20 menit. Suasana di stadion menjadi sangat kacau dan penuh ketidakpastian.


Gelar Piala Afrika Senegal dicabut, Maroko juara AFCON 2025. Foto: situasi bench Senegal ketika menolak melanjutkan laga final, 18 Januari 2026.-ESPN-

Di tengah situasi panas tersebut, kapten Senegal, Sadio Mane, mencoba menjadi penengah. Mane membujuk rekan-rekannya untuk kembali ke lapangan demi menjaga sportivitas di hadapan penonton dunia. 

Akhirnya, skuad Senegal bersedia melanjutkan laga. Penalti Maroko yang dieksekusi Brahim Diaz pun berhasil digagalkan oleh Edouard Mendy, dan laga berlanjut ke babak tambahan waktu.

BACA JUGA:Nigeria vs Maroko: Wonderkid Leicester Bawa Singa Atlas Comeback di Injury Time

BACA JUGA:Africa Cup Maroko vs Lesotho 7-0: Singa Atlas Pesta Gol, Brahim Diaz Cetak Hattrick

Di babak tambahan, Senegal tampil heroik dan berhasil mencetak gol kemenangan lewat Pape Gueye. Mereka mengangkat piala malam itu dengan penuh kebanggaan. Mereka lupa bahwa mereka baru saja melakukan pelanggaran regulasi yang lumayan parah.

Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF) mengajukan banding segera setelah laga berakhir. Mereka menuntut keadilan atas aksi "mogok main" yang dilakukan skuad Senegal di tengah pertandingan tadi.

CAF akhirnya mengabulkan banding tersebut setelah meninjau ulang peristiwa tersebut selama hampir dua bulan. Dengan keputusan itu, Maroko kini resmi mengoleksi dua gelar juara Piala Afrika.

Penegakan Aturan CAF dan Sanksi Denda yang Menyertai


Skandal AFCON 2025: Maroko resmi juara setelah banding atas aksi mogok main Senegal dikabulkan CAF, mengubah skor di lapangan menjadi WO 3-0.--Getty Images

Keputusan CAF untuk membatalkan kemenangan Senegal sudah sesuai dengan Pasal 82 dan 84 dalam regulasi AFCON.

Aturan tersebut sangat tegas menyatakan bahwa tim mana pun yang menolak bermain atau meninggalkan lapangan sebelum waktu pertandingan berakhir tanpa persetujuan wasit, maka tim tersebut dianggap telah kalah dan gugur dari kompetisi.

BACA JUGA:Inggris vs Senegal 1-3, Kekalahan Perdana Tuchel Bersama The Three Lions

BACA JUGA:Kalidou Koulibaly Digaji Al Hilal Rp 327 Miliar Setahun, untuk Klinik dan Kegiatan Sosial di Senegal

Meskipun Senegal kembali ke lapangan setelah 20 menit, tindakan awal mereka meninggalkan area permainan sudah cukup untuk mengaktifkan pasal tersebut.

Tentu saja, keputusan itu disambut gembira oleh Maroko. Meskipun mereka tidak merayakannya secara berlebihan. Brahim, misalnya, hanya mengangkat kedua tangan dan tersenyum lebar ketika mendengar kabar itu.

Kategori :