SURABAYA, HARIAN DISWAY – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memberangkatkan 15 armada bus dalam program Mudik Gratis 2026, Rabu, 18 Maret 2026.
Pelepasan dilakukan di halaman Kantor PWNU Jatim, Surabaya, oleh Sekretaris PWNU Jatim HM Faqih bersama jajaran pengurus, Sekretaris LAZISNU Jatim H Rofi’i Boenawi, Ketua Panitia H Imam Muhadi, serta perwakilan dari Dinas Perhubungan dan Polda Jatim.
Dalam sambutannya, HM Faqih mengingatkan para pemudik untuk meluruskan niat selama perjalanan mudik.
"Saya hanya mengingatkan bahwa kita harus banyak bersyukur dan perlu menata niat dalam mudik gratis ini. Jangan niat hanya mudik karena gratis, tapi niatkan untuk silaturahmi keluarga agar mendapat kebaikan," kata HM Faqih.
BACA JUGA:Gus Yani Berangkatkan 750 Warga Mudik Gratis Gresik 2026, Layani 7 Rute di Jatim
BACA JUGA:Sambut Arus Mudik, PDIP Jatim Buka 38 Posko Layanan Gratis untuk Pemudik
Ia menambahkan, silaturahmi merupakan amalan yang dianjurkan dalam ajaran Islam dan diyakini membawa keberkahan, termasuk memperpanjang umur dan melapangkan rezeki.
"Kita juga berdoa, semoga doa-doa yang kita lakukan selama Tarawih juga dikabulkan, yakni doa kita agar saat kiamat nanti bisa berkumpul dengan Rasulullah dan kita mendapat syafaat beliau di akhirat, aamiin. Sampaikan untuk keluarga dan sampaikan bahwa PWNU adakan mudik setiap tahun," katanya.
Dalam kesempatan itu, PWNU Jatim juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang rutin mendukung program mudik gratis bagi warga NU.
BACA JUGA:Mudik Gratis Pertamina, BP BUMN, dan Pemerintah Ikhtiar Hemat Energi
BACA JUGA:Subandi Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, 28 Bus Langsung Penuh
"Terima kasih juga untuk LAZISNU Jatim yang aktif menangani Mudik Gratis PWNU Jatim dengan mengerahkan sejumlah relawan untuk pendaftaran dan pengecekan menjelang keberangkatan. Terima kasih, semoga LAZISNU selalu berkah," tambahnya.
Ketua panitia mudik, H Imam Muhadi, menjelaskan bahwa 15 armada bus tersebut melayani sejumlah rute di Jawa Timur, di antaranya Sumenep, Banyuwangi, Jember, Ponorogo, Pacitan, Ngawi, Magetan, hingga Kediri dan Trenggalek.
"Biasanya, kami mendapat bantuan Pemprov Jatim sebanyak 20-25 bus, tapi tahun ini hanya 15 bus, karena Pemprov Jatim memang sedang melakukan efisiensi dalam banyak hal. Untuk 15 bus itu tercatat 800-1.000 penumpang. Setiap penumpang juga kami beri bingkisan lebaran dari LAZISNU Jatim," katanya.
BACA JUGA:Jumlah Peserta Meningkat, SIER Tambah Armada Mudik Gratis