HARIAN DISWAY - Keputusan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) yang mencabut gelar juara Piala Afrika (AFCON) 2025 dari tangan Senegal dan memberikannya kepada Maroko memicu gelombang kemarahan yang luar biasa.
Para pemain Senegal, yang sebelumnya merayakan kemenangan dramatis di atas lapangan, kini harus menelan pil pahit akibat keputusan administratif di meja hijau tersebut.
Bintang utama sekaligus kapten timnas Senegal, Sadio Mane, menjadi salah satu sosok yang paling lantang menyuarakan kekecewaannya.
Mantan penyerang Bayern Munchen dan Liverpool yang kini membela Al-Nassr itu merilis pernyataan keras melalui akun Instagram pribadinya.
"Apa yang terjadi di sini sudah keterlaluan. Ini bukanlah sepak bola yang kami perjuangkan, bukan pula Afrika yang kami yakini," tulis Mane dengan penuh emosi.
BACA JUGA:Gelar Piala Afrika Senegal Dicabut, Maroko Jadi Juara AFCON 2025
BACA JUGA:Perjalanan Nicolas Jackson: Dari Lapangan Tandus Senegal ke Bayern Munchen
Gelar AFCON 2025 dicabut akibat aksi protes di final, Senegal resmi ajukan banding ke CAS sementara Sadio Mane kecam keras dugaan korupsi di tubuh CAF.--Getty Images
Mane juga menyoroti masalah integritas dalam kompetisi tersebut. Ia dengan tegas menyatakan bahwa korupsi telah membunuh gairah jutaan penggemar sepak bola di seluruh benua.
Menurutnya, sangat tidak adil ketika para pemain sudah memberikan segalanya di atas lapangan, namun hasil akhir dan gelar juara justru ditentukan oleh keputusan orang-orang di luar lapangan. Ia merasa negaranya pantas mendapatkan keadilan dan transparansi.
Selain Mane, gelandang Rayo Vallecano, Pathe Ciss, juga tak bisa menyembunyikan kekesalannya.
Melalui platform X (sebelumnya Twitter), ia mengunggah foto dirinya bersama medali dan trofi juara, disertai sindiran tajam untuk menanggapi skor WO 3-0 yang diberikan kepada Maroko. "Kalian bisa memberikan tiga gol lagi kepada para cengeng itu," tulisnya.
BACA JUGA:Al-Nassr vs Al-Okhdood Club 3-1: Sadio Mane Brace, Ronaldo Cetak Gol ke-60 Buat Pasukan Najd
BACA JUGA:Cristiano Ronaldo dan Sadio Mane Bawa Al Nassr Kalahkan Al Rayyan 2-1 di Liga Champions Asia
Langkah Tegas Federasi Senegal Menuju Pengadilan Internasional (CAS)
Kemarahan tidak hanya datang dari para pemain, tetapi juga dari level tertinggi otoritas sepak bola Senegal. Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) menolak untuk menyerah pada keputusan yang mereka anggap sangat merugikan ini.