Setiap episodenya menampilkan karakter yang diperankan oleh aktor papan atas tanah air. Seperti Ario Bayu, Fachri Albar, hingga Asmara Abigail, yang mengalami fenomena aneh dan tampak tidak berhubungan.
Namun, seiring berjalannya cerita menuju episode akhir, seluruh kejadian ganjil tersebut ternyata saling terhubung dalam sebuah konspirasi besar untuk menyelamatkan dunia.
Nuansa yang gelap serta teka-teki fiksi ilmiahnya membuat tontonan ini sangat menarik untuk memancing bahan diskusi, terutama jika kamu bepergian bersama teman.
BACA JUGA:5 Fakta tentang Serial Joko Anwar Nightmares and Daydreams, Genre Bikin Penasaran
5. Beef
Ali Wong dan Steven Yeun dari serial Beef.-Netflix-
Jangan terkecoh dengan jumlah 10 episode. Karena durasi serial komedi gelap pemenang Emmy Awards ini terbilang singkat, yakni hanya sekitar 30 menit per episode. Jadi total hanya lima jam.
Kisahnya berawal dari sebuah insiden road rage atau kemarahan di jalan raya. Tepatnya pertengkaran antara seorang kontraktor gagal, Danny (Steven Yeun), dengan ibu rumah tangga kaya raya, Amy (Ali Wong), di sebuah tempat parkir swalayan.
Awalnya sepele. Mereka saling mengklakson karena tidak terima jalurnya diserobot. Namun, konflik yang sangat remeh tersebut secara konyol terus memanas dan berkembang menjadi perseteruan panjang yang makin tidak terkendali.
Serial itu terasa dekat dengan situasi di jalanan, terutama saat arus mudik atau balik. Perpaduan humor satir yang tajam dan pergolakan emosional dari karakternya membuat cerita ini terasa unik dan renyah.
BACA JUGA:Review Serial Beef: Midlife Crisis Berbalut Thriller Comedy yang Renyah Sekali
BACA JUGA:Sinopsis Film Gabby's Dollhouse: Serial Netflix Jadi Film Layar Lebar!
6. Demi Masa
Mini seri Demi Masa dapat ditonton gratis melalui YouTube.-Kahfeveryday-Youtube
Rekomendasi berikutnya datang dari miniseri lokal yang bisa ditonton secara gratis melalui platform YouTube Kahfeveryday. Serial itu mengisahkan Rio (Bryan Domani), seorang pria yang terlalu sibuk bekerja mengurus bengkelnya.
Kesibukan itu membuatnya mengabaikan kesehatannya sendiri. Serta merenggangkan hubungannya dengan sang ayah (Pritt Timothy) yang sudah menua.
Pertemuan canggung mereka secara perlahan menyadarkan Rio tentang pentingnya keseimbangan hidup, menghargai waktu, dan berbakti kepada orang tua.