GILIMANUK, HARIAN DISWAY – PT ASDP Indonesia Ferry memastikan arus kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk kembali stabil dan terkendali. Itu terjadi setelah sempat mengalami kepadatan signifikan menjelang Hari Raya Nyepi.
Antrean kendaraan berhasil diurai hingga nol kilometer tepat sebelum penghentian operasional penyeberangan. Momentum ini terjadi pada Rabu 18 Maret 2026, malam. Hingga pukul 22.20 WITA, tidak terlihat lagi antrean kendaraan di area tollgate pelabuhan.
Kondisi ini menjadi indikator keberhasilan pengendalian arus dalam waktu relatif singkat melalui langkah-langkah taktis di lapangan.
Penghentian operasional penyeberangan dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap Hari Raya Nyepi. Sejumlah lintasan utama ditutup sementara, di antaranya Pelabuhan Ketapang, Gilimanuk, Lembar, dan Padangbai dengan jadwal berbeda menyesuaikan pelaksanaan Nyepi.
BACA JUGA:Trafik Mudik Diprediksi Naik 9 Persen, ASDP Optimalkan 15 Lintasan Pantauan Nasional
ASDP menerapkan sistem Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) dengan durasi layanan yang dipercepat-Dokumentasi ASDP-
Manajemen ASDP turut menyampaikan ucapan selamat kepada umat Hindu yang merayakan Nyepi. Penghentian layanan ini berjalan lancar, tertib, dan tetap mengedepankan aspek keselamatan serta kenyamanan pengguna jasa.
Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang solid. Ia mengapresiasi kesabaran masyarakat serta sinergi seluruh pihak dalam mengurai antrean secara cepat.
“Kolaborasi yang kuat memungkinkan antrean terurai hingga nol kilometer sebelum penutupan Nyepi. Ini bukti bahwa koordinasi yang solid mampu menghadirkan solusi nyata,” ujarnya.
Sejumlah strategi diterapkan secara simultan, mulai dari optimalisasi operasional dengan pola sangat padat hingga pengoperasian sekitar 35 kapal. Selain itu, diterapkan sistem Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) dengan durasi layanan yang dipercepat, penambahan kapal perbantuan, rekayasa lalu lintas, serta pemanfaatan buffer zone secara maksimal.
BACA JUGA:Satu Tahun Danantara, ASDP Salurkan 2 Ribu Paket Perlengkapan Sekolah untuk Generasi Muda
BACA JUGA:Perbaikan Dermaga Bajoe, ASDP Alihkan Sementara Layanan Penyeberangan ke Lintasan Siwa–Kolaka
Sinergi antara ASDP, Kementerian Perhubungan, Kepolisian, dan pemerintah daerah menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran arus penyeberangan. Respons cepat di lapangan dinilai mampu memulihkan kondisi secara bertahap hingga kembali stabil.
Di sisi lain, lonjakan kendaraan lebih dari 40 persen menjelang penutupan lintasan turut memberikan tekanan besar terhadap kapasitas layanan. Data Posko Gilimanuk pada H-3 Lebaran mencatat jumlah penumpang mencapai 74.213 orang atau naik 65,2 persen dibandingkan tahun lalu.
Jumlah kendaraan juga meningkat signifikan. Sepeda motor tercatat 14.659 unit, mobil 7.260 unit, bus 585 unit, dan truk 1.051 unit. Secara total, kendaraan yang menyeberang mencapai 23.555 unit atau meningkat 58,8 persen.