Sopir Wirawiri Suroboyo Disanksi, Diminta Tinggalkan Gaya Nyetir Bemo

Kamis 19-03-2026,19:51 WIB
Reporter : Rossa Handini*
Editor : Salman Muhiddin

Tiba-tiba, dari belakang melaju Wirawiri Suroboyo dengan kecepatan tinggi, lalu memotong dari kanan ke kiri hingga membuat pemotor di depannya oleng dan hampir terserempet. Peristiwa itu terjadi pada awal tahun 2026.

Namun, ada juga cerita berbeda dari Hilmi Humam Akbar, pengguna aktif Wirawiri Suroboyo. Saat itu, ia sedang menunggu transportasi umum di Halte Balai Kota.

Wirawiri Suroboyo sedang dalam proses menaikkan dan menurunkan penumpang. Namun, sebuah mobil dari belakang justru mengklakson kendaraan tersebut.


Rekaman dashboard dari sebuah pengendara mobil di depan pemotor yang terdampak wira-wiri.-Dishub Surabaya-Instagram

Hal itu membuatnya kesal. Belum lagi kendaraan yang parkir di halte, sehingga pengguna transportasi umum terpaksa naik-turun di lajur tengah jalan.

“Kadang warga Surabaya itu juga banyak yang tidak mau tahu, di situ ada halte atau tidak,” ujar Hilmi.

Menyikapi hal tersebut, Eni menegaskan bahwa pihaknya telah berulang kali melakukan pembinaan kepada para sopir, baik untuk Wirawiri Suroboyo maupun Suroboyo Bus.

“Meskipun kami menerapkan sistem punishment, kami juga mengapresiasi sopir yang taat dan teladan. Harapannya, semakin banyak sopir yang tergerak untuk berubah menjadi lebih baik,” tegasnya. (*)

*) Peserta Magang Kemnaker RI

Kategori :