Hal ini terjadi karena banyak orang memiliki waktu luang yang sama untuk kembali. Akibatnya jalanan menjadi lebih padat dari biasanya.
Agar lebih aman, pilih hari kerja di tengah pekan sebagai waktu perjalanan. Pada hari-hari tersebut, lalu lintas relatif lebih terkendali karena tidak semua orang melakukan perjalanan.
BACA JUGA:Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, 1 Syawal 1447 H Sabtu
Dengan memilih hari yang tepat, pemudik bisa menghindari antrean panjang di jalan tol maupun jalan nasional. Bahkan, jalur alternatif sekaligus. Perjalanan pun menjadi lebih efisien dan tidak terlalu menguras tenaga.
Manfaatkan Teknologi dan Informasi Lalu Lintas
FITUR NAVIGASI berbasis GPS pada aplikasi Google Maps bisa menjadi sarana untuk mencari rute alternatif dan menghindari kemacetan. --Pinterest
Kemajuan teknologi dapat membantu pengguna jalan dalam menghindari kemacetan. Aplikasi navigasi berbasis GPS kini mampu memberikan informasi kondisi lalu lintas secara real-time, termasuk titik kemacetan dan rute alternatif yang bisa dilalui.
Pengemudi dapat mengambil keputusan lebih cepat saat menghadapi kepadatan di jalan. Informasi ini sangat membantu terutama di jalur-jalur yang rawan macet ketika arus balik.
Penting juga untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta kebijakan rekayasa lalu lintas seperti sistem one way atau contraflow. Kebijakan ini biasanya diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama.
BACA JUGA:Arus Mudik Berakhir, Ditjen Hubdat Minta Pemudik Hindari Puncak Arus Balik
BACA JUGA:Tanpa Internet! Ini Game Edukasi di Mobil yang Bikin Anak Anteng selama Perjalanan
Utamakan Keselamatan dan Kondisi Fisik
Kondisi fisik pengemudi menjadi perhatian utama. Perjalanan jarak jauh dalam kondisi lelah dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat menghadapi kemacetan yang panjang.
Pengemudi disarankan untuk beristirahat secara berkala setiap 2–3 jam sekali agar tetap fokus dan tidak mudah lelah. Istirahat singkat dapat membantu memulihkan energi dan menjaga konsentrasi selama perjalanan.
Dengan perencanaan yang matang dan kondisi tubuh yang prima, arus balik Lebaran dapat dilalui dengan lebih aman, nyaman, dan terhindar dari risiko kemacetan maupun kecelakaan di jalan raya. (*)
BACA JUGA:Perjalanan Mudik 12 Jam, Begini Tip Atur Napas dan Posisi Duduk agar Terhindar dari HNP
BACA JUGA:Tips Hindari Microsleep saat Berkendara: Aman, Cegah Kecelakaan saat Liburan