HARIAN DISWAY - Post holiday blues adalah kondisi mental yang tidak baik-baik saja saat hendak kembali ke rutinitas setelah libur panjang. Termasuk, libur Lebaran kali ini.
Setelah momen kumpul keluarga yang hangat, aktivitas kembali normal terasa berat. Apalagi jika sebelumnya menikmati waktu santai tanpa tekanan pekerjaan. Perubahan ini memicu stres ringan.
Kondisi ini umum dan bisa dialami siapa saja. Namun, jika dibiarkan bisa berdampak pada produktivitas. Karena itu, penting mengetahui cara mengatasinya sejak awal.
1. Kembali ke Rutinitas secara Bertahap
Jangan langsung memaksakan diri bekerja penuh di hari pertama setelah libur panjang. Tubuh dan pikiran masih butuh waktu untuk menyesuaikan ritme yang sempat berubah.
BACA JUGA:Self-Care atau Malas? Fenomena Bed Rotting Mengundang Perdebatan
Mulailah dari pekerjaan ringan seperti mengecek email atau menyusun prioritas kerja. Cara ini membantu mengurangi tekanan sekaligus membuat transisi terasa lebih nyaman.
2. Atur Pola Tidur ke Setelan Normal
Selama Lebaran, banyak orang tidur larut karena silaturahmi atau aktivitas malam. Pola tidur yang berantakan ini membuat tubuh terasa lelah saat harus kembali beraktivitas.
Mulailah tidur lebih awal secara bertahap dan kurangi penggunaan gadget sebelum tidur. Tidur yang cukup membantu memperbaiki energi dan menjaga kestabilan emosi.
3. Olahraga Ringan untuk Pulihkan Energi
OLAHRAGA RINGAN seperti lari pagi efektif untuk memperbaiki mood dan menggugah ritme tubuh kembali normal.--Pinterest
Aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki atau stretching bisa membantu tubuh kembali bugar. Ini penting setelah banyak makan dan minim aktivitas saat Lebaran.
BACA JUGA:Penyebab dan Cara Mengatasi Fenomena Malas Belajar untuk Gen Alpha
BACA JUGA:Hari Ini Rabu, Mengapa Membawa Vibes Malas?
Olahraga juga merangsang produksi hormon endorfin yang membuat perasaan lebih bahagia. Dengan rutin bergerak, rasa malas dan lesu bisa perlahan hilang.
4. Kurangi Menggulir Media Sosial
Melihat unggahan liburan orang lain bisa memicu perasaan tidak puas atau membandingkan diri. Hal ini sering memperparah kondisi post holiday blues tanpa disadari.