HARIAN DISWAY - Lebaran menghadirkan kebersamaan dan sajian lezat yang sulit ditolak. Sebagian besar masyarakat memaknai Hari Kemenangan sebagai perayaan. Maka, hidangan yang disajikan pun istimewa. Rata-rata, terbuat dari olahan daging.
Karena hampir semua rumah yang dikunjungi menyajikan makanan lezat, maka pola makan pun sontak berubah. Dari setelan puasa ke setelan hari raya.
Dalam hitungan hari, porsi makan menjadi lebih besar. Pilihan makanan juga beragam dan kaya lemak serta bumbu. Belum lagi camilan dan kue kering yang tidak pernah absen dari atas meja.
Setelah hari raya berlalu, tubuh mulai memberikan sinyal-sinyal yang kurang menyenangkan. Kolesterol naik lantaran sajian bersantan dan berlemak.
BACA JUGA:5 Cara Efektif Tekan Kolesterol Usai Makan Opor dan Rendang
BACA JUGA:6 Buah yang Dianjurkan untuk Penderita Kolesterol
CEK DARAH setelah berhari raya menjadi hal penting untuk menjaga kesehatan. -xb100-freepik.com
Kendati tidak menyenangkan, sinyal-sinyal itu sebenarnya normal. Tidak perlu khawatir, apalagi takut muncul penyakit yang membuat Anda bergantung pada obat.
Kunci utamanya adalah bagaimana Anda mengembalikan ritme tubuh ke setelan yang lebih seimbang setelah Lebaran dan perayaannya.
Pilihan makanan, aktivitas harian, dan kebiasaan kecil yang sering dianggap sepele, sebenarnya punya peran penting untuk menjaga kesehatan badan.
Terutama, untuk menurunkan kolesterol secara alami. Melalui upaya-upaya alami tersebut, Anda tidak perlu melibatkan obat-obatan untuk kembali ke ukuran normal.
BACA JUGA:7 Cara Agar Kolesterol Tidak Meningkat saat Lebaran
BACA JUGA:8 Makanan Hari Raya Idulfitri Ini Tinggi Kolesterol
OLAHAN DAGING sebaiknya dihindari dulu untuk menurunkan kadar kolesterol setelah euforia Lebaran.--freepik.com
Lalu, langkah sederhana apa saja yang bisa dilakukan agar tubuh kembali bugar setelah "balas dendam" makan daging?