HARIAN DISWAY - Meta mengumumkan penghentian fitur enkripsi end to end di Instagram DM mulai 8 Mei 2026. Perusahaan tersebut beralasan karena rendahnya tingkat penggunaan.
Keputusan itu diumumkan melalui pembaruan halaman dukungan resmi. Yang menyebutkan bahwa fitur tersebut tidak lagi didukung setelah 8 Mei mendatang.
Selama ini, enkripsi end to end di Instagram tidak tersedia secara default. Dan hanya dapat diaktifkan oleh pengguna tertentu di beberapa wilayah secara opsional pada tiap percakapan.
Juru bicara Meta menyatakan bahwa penghentian fitur itu disebabkan oleh rendahnya tingkat adopsi dari pengguna.
Meta melakukan penghentian fitur enkripsi end to end disebabkan oleh rendahnya tingkat adopsi dari pengguna.--Pixabay/ProdeepAhmeed
BACA JUGA:Meta dan YouTube Didenda Rp90 Miliar atas Kasus Kecanduan Medsos pada Anak
BACA JUGA:Paten AI Meta Ungkap Nasib Media Sosial Setelah Pemiliknya Meninggal
“Sangat sedikit orang yang menggunakan fitur enkripsi end to end di DM. Sehingga kami akan menghapus opsi tersebut dalam beberapa bulan ke depan,” ujarnya.
Meta juga menyarankan pengguna yang tetap menginginkan komunikasi terenkripsi untuk beralih menggunakan WhatsApp. Sebab, aplikasi perpesanan itu telah menyediakan fitur tersebut secara menyeluruh.
Sementara itu, Meta tidak memberikan penjelasan rinci terkait status enkripsi pada layanan Messenger, yang sebelumnya mulai menerapkan enkripsi end to end secara default sejak 2023.
Hal itu menunjukkan adanya perbedaan strategi Meta dalam mengembangkan fitur keamanan di berbagai platform miliknya.
BACA JUGA:Meta Akuisisi Startup AI Manus Senilai Lebih dari USD2 Miliar
BACA JUGA:Google dan Magic Leap Siap Tantang Meta dengan Android XR
Dalam beberapa tahun terakhir, kebijakan Meta terkait enkripsi memang mengalami perubahan. Perusahaan mulai menerapkan enkripsi penuh pada WhatsApp sejak 2016.
Kemudian pada 2019, CEO Meta Mark Zuckerberg sempat menyampaikan visi untuk menghadirkan komunikasi privat berbasis enkripsi di seluruh platform.