MotoGP AS 2026: Jorge Martin Juara Sprint Berkat Ngotot Pilih Ban Medium

Minggu 29-03-2026,03:42 WIB
Reporter : Retna Christa
Editor : Retna Christa

"Aku meyakinkan tim untuk menggunakan ban medium," ungkap Martin. "Mereka ingin menggunakan ban lunak, sama seperti yang lain. Tetapi setelah FP2, aku benar-benar yakin bahwa pilihan saya adalah ban medium," jelasnya.


MotoGP AS 2026: Jorge Martin juara Sprint berkat ngotot pilih ban medium. Foto: Jorge Martin berlomba di Sprint Race di COTA, Austin, 29 Maret 2026. -MotoGP-

"Aku harus meyakinkan tim. Aku mengatakan kepada mereka, 'Oke, hari ini kita akan lihat [dan] jika itu bukan pilihan yang tepat, maka kita akan selalu melakukan seperti yang lain [di grid]'," ia bercerita.

"Begitulah cara saya meyakinkan mereka. Ternyata itu adalah pilihan tepat," kata Martin. "Di beberapa lap pertama, aku sedikit kesulitan untuk menyatu dengan motor. Tapi pada akhirnya strategi itu membuahkan hasil, dan aku sedikit lebih kuat daripada yang lain," jelas Martin, kali ini dengan nada bangga.

BACA JUGA:Manuver Besar MotoGP: Gresini Pakai Mesin Honda di Era Baru 2027

BACA JUGA:Marc Marquez Gagal Podium di MotoGP Brasil, Ini Alasannya

Jalannya MotoGP AS 2026

Lomba diawali dengan Fabio Di Giannantonio (VR46) pole position. Di belakangnya ada Pedro Acosta (KTM) dan Francesco Bagnaia (Ducati). Andalan Aprilia, Marco Bezzecchi di posisi keempat. Jorge Martin bahkan di posisi 7, di belakang Marc Marquez (Ducati).

Namun, start Di Giannantonio sangat buruk. Ia langsung disalip Pecco Bagnaia di Tikungan 1, setelah menikung terlalu jauh ke dalam lintasan gara-gara menahan serangan cepat dari Acosta.

Sementara itu, Marc Marquez juga mengincar kemenangan Sprint Race kedua beruntun di COTA, sirkuit kesayangannya. Ia melesat ke posisi 4, mengejar Diggia yang ada beberapa detik di depannya di depannya.


MotoGP AS 2026: Jorge Martin juara Sprint berkat ngotot pilih ban medium. Foto: Jorge Martin bertemu Pecco Bagnaia usai Sprint Race di COTA, Austin, 29 Maret 2026. -Gold and Goose-

Ironisnya, ia malah mengalami kecelakaan di Tikungan 12, salah satu tikungan terkuat Marquez di COTA. Ia terlambat mengerem dan menabrak Di Giannantonio.

BACA JUGA:MotoGP Brasil 2026: Aprilia Ukir Sejarah di Goiania, Bezzecchi Menang 4 Kali Beruntun

BACA JUGA:MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Menangi Sprint Race, Comeback Salip Diggia

Sementara Marquez berusaha mengangkat Desmosedici GP26-nya dari gravel, Bagnaia bergerak maju. Ia menambah speed dan memperlebar jarak dengan para pesaingnya.

Jorge Martin dan Marco Bezzecchi memanfaatkan kesialan Marquez dan Di Giannantonio, dengan segera menyalip Acosta.

Awalnya, Martin belum bisa menekan Bezzecchi. Jarak keduanya terlalu jauh. Ia fokus mengejar Bagnaia. Namun, usaha itu berakibat fatal. Bezzecchi terjatuh di Tikungan 11, dan membuka jalan bagi rekan setimnya untuk merangsek ke depan.

Kategori :