Menyaksikan Parade Cosplay PUBG Mobile Anniversary ke-8, Ada Anukhra dan Bloodbane Vesper di Tunjungan

Selasa 31-03-2026,13:15 WIB
Reporter : Ilmi Bening
Editor : Indria Pramuhapsari

Marching Band menjadi cucuk lampah parade cosplay pada Sabtu sore, 28 Maret 2026. Deretan skin karakter PUBG Mobile menyusul di belakangnya. 

SORAK-SORAI dan luapan keriangan terdengar di sepanjang ruas jalan yang menjadi lokasi parade cosplay. Yakni, dari ujung Jalan Tunjungan sampai Grand City. Massa yang berkerumun di pinggir jalan heboh menyoraki atau mengambil gambar skin karakter PUBG Mobile yang melintas di depan mereka.

Selama beberapa jam, salah satu kawasan paling ramai Surabaya itu menjelma dunia gim. Semuanya terlihat begitu sureal. Dandanan total dan kostum fantastis para cosplayer membuat para penonton betah berlama-lama memandangi mereka.

Terutama, para cosplayer yang memilih berjalan kaki. Mereka mendapatkan perhatian lebih besar ketimbang yang menumpang kendaraan khusus.

BACA JUGA:5 Ide Cosplay Halloween Kreatif dan Murah, Tetap Standout!

BACA JUGA:Konsep Foto Prewedding Unik: Dari Vintage Sampai Cosplay

Bahkan, penonton bisa berinteraksi langsung dengan mereka yang berjalan kaki. Mulai dari foto bareng sampai memvideokannya.

"Konsep kostum kami kali ini yang anniversary ke-8 PUBG Mobile. Jadi, semuanya terinspirasi skin-skin yang ada di dalam gim," ujar Gelardino Pamungkas kepada Harian Disway


MALUS MAJESTY (dua dari kiri) menyapa publik Surabaya dari atas kendaraan khusus bersama para cosplayer lainnya pada Sabtu sore, 28 Maret 2026.-Ilmi Bening-Harian Disway

Sore itu, ia cosplay menjadi X-Suit Anukhra yang merupakan skin kostum tingkat tinggi dengan tema kegelapan. Kendati harus berjalan sekitar 3 kilometer, Gelardino mengaku tidak keberatan. Apalagi, kostum yang ia kenakan itu memberikan ruang yang cukup leluasa untuknya bergerak. 

Anukhra adalah sosok misterius yang bangkit dari kegelapan. Desain skin-nya mirip dengan Firaun. Skin berwarna hitam itu berhubungan dengan aura gelap yang menakutkan dan mempunyai kekuatan mistis.

BACA JUGA:Fotografi Cosplay di Event Jepang Surabaya: Dari Hiburan Menjadi Rivalitas Bisnis

BACA JUGA:Dari Tren Fiksi Hingga Fenomena Cosplay Populer di Seluruh Dunia

Bagi para penggila PUBG Mobile, kehadiran para cosplayer itu jelas membuat mereka girang. Tokoh-tokoh yang biasanya hanya mereka jumpai di layar ponsel atau laptop, kini menjelma nyata. Bahkan, bisa disapa dan diajak foto bersama.

Tak hanya kostumnya, dandanan mereka yang berada di balik skin PUBG Mobile itu pun sangat mirip. Luar bisa effort para cosplayer dalam meramaikan anniversary ke-8 PUBG Mobile kali ini.

"Panas sekali! Tetapi, yang paling seru dan menyenangkan dalam cosplay kali ini adalah kami bisa bertemu dengan banyak orang," kata cosplayer yang memperkenalkan dirinya sebagai Notthatwit. Hari itu, ia cosplay menjadi Bloodbane Vesper.

Sepanjang parade, ia terus menebar senyum ke arah para penonton. Ia juga melayani permintaan foto para penggemar skin karakter yang diperankannya dengan ramah. 

BACA JUGA:KTT Cosplay di Jepang, Tarik Minat Antarbangsa

BACA JUGA:Seru, Mahasiswa Untag Gelar Turnamen Mobile Legend dan Cosplay Character di Grand City Mall Surabaya


COSPLAYER berjalan kaki menuju Grand City dari ujung Jalan Tunjungan. Mereka berinteraksi dengan para penonton yang berjejer di sepanjang rute.-Ilmi Bening-Harian Disway

Kostum Bloodbane Vesper yang berwarna serba merah itu memang menyita perhatian penonton. Notthatwit menambahkan lensa kontak berwarna senada dan wig berwarna putih. Tak ketinggalan, ia membawa senjata andalan Bloodbane Vesper dalam gim yang warnanya keemasan.

Para cosplayer dalam dandanan dunia fantasi dan kostum warna-warni yang futuristik kontras dengan bangunan-bangunan tua yang berderet di sepanjang jalan yang mereka lalui. Kawasan Jalan Tunjungan dan area di sekitar Grand City memang masih didominasi rumah dan gedung era kolonial. 

Sore itu, sekelumit ruas Surabaya yang tersohor tersebut menghadirkan dunia sureal yang memang sulit untuk diabaikan. Mereka yang kebetulan sedang melintas pun mau tak mau berhenti untuk menyaksikan parade. Mereka bagaikan tersedot aura para cosplayer yang tak henti melambai dan menebarkan senyuman.

"Sebenarnya saya ingin melihat salah satu cosplayer di sini. Saya sendiri tidak main PUBG, tetapi saya sangat suka dunia cosplay. Kak Gelardino salah satu idola saya. Tokoh apa pun yang diperankan, saya pasti suka," ungkap Safitri Wahyu Sari yang sore itu datang dari Manukan, Surabaya.

BACA JUGA:Seram! TPS di Surabaya Ini Bertema Horor, Panitia Cosplay Jadi Pocong

BACA JUGA:Komunitas Cosplay Jabar Gabung Gaspoll Bro Siang Menangkan Prabowo-Gibran

Sari mengatakan bahwa sepanjang mencari-cari sang idola, jantungnya terus berdebar. Bahkan, debarannya kian kencang saat akhirnya bertemu secara langsung.

Sebagian penonton parade adalah anak-anak. Salah satunya, Adelio Satriandi Cahyono. Bocah 12 tahun asal Jogja itu diantar sang ayah untuk menghadiri PUBG Mobile Anniversary. Tentu saja, ia tak menyia-nyiakan kesempatan untuk berfoto dan menyapa para cosplayer yang melintas di depannya. 


PARADE COSPLAY mewarnai rangkaian anniversary ke-8 PUBG Mobile yang berlangsung selama tiga hari di Surabaya.-Calista Salsabila Azhari-Harian Disway

"Saya tidak pernah main PUBG Mobile, tetapi memang suka robot-robotan. Tadi minta foto soalnya kostumnya bagus. Favorit saya yang robot warna kuning. Namanya X-Suit Golden Pharaoh," terang Satrio. 

Satrio, Sari, dan mereka yang berjejer di sepanjang jalan sore itu sukses menciptakan kenangan indah di Surabaya. Kendati hanya beberapa jam, kebahagiaan yang mereka bawa pulang itu akan menjadi cerita indah di kelak kemudian hari. Life’s good! (*)

BACA JUGA:Para Cosplayer Bikin Biznet Festival Makin Warna-Warni

BACA JUGA:Skateboard World Day 2022: Konvoi Cosplay di Atas Papan Luncur

Kategori :