IFI Surabaya Peringati Hari Kartini, Bedah Konsep Androgini dan Pencerahan Prancis

IFI Surabaya Peringati Hari Kartini, Bedah Konsep Androgini dan Pencerahan Prancis

Para Pembicara Esthi Susanti (Kiri), dan Dede Oetomo (Kanan) saat mengisi diskusi bedah pemikiran Kartini dengan dipandu moderator Liestianingsih Dayanti (tengah) di Auditorium IFI Surabaya, Senin, 20 April 2026--IFI Surabaya

SURABAYA, HARIAN DISWAY -  Institute Francais Indonesia (IFI) peringati hari kartini dengan diskusi bertajuk RA. kartini di Antara Spirit Androgini dan Pencerahan PrancisAcara itu berlangsung di Auditorium IFI, 20 April 2026.

Diskusi tersebut berlangsung mengalir dan cair. Konsepnya untuk membedah pemikiran Kartini pada zamannya. Saat itu, banyak pengaruh pemikiran modern. Khususnya filsafat Pencerahan dari Prancis. 

Diskusi tersebut menghadirkan dua narasumber. Yakni aktivis perempuan Esthi Susanti dan Akademisi Dede Oetomo.

Keduanya menjelaskan bahwa "androgini" adalah ekspresi diri dari sifat manusia. Yang menggabungkan sikap maskulin dan feminin dalam satu tubuh. 

BACA JUGA:Kartini Survivor: Kirana Bangkit dari Trauma Kekerasan Seksual

BACA JUGA:Kartini Survivor: Devi Mahardianingtyas, Penyandang Dwarfisme yang Jadi Andalan Kantor Imigrasi


Peserta diskusi peringatan hari kartini di IFI Surabaya aktif menanggapi pembicara, pada Senin, 20 April 2026--IFI Surabaya

Esthi membedah konsep androgini melalui perspektif spiritualitas. Menurutnya, konsep itu dipandang sebagai keseimbangan.

Misalnya, Kartini adalah seorang perempuan bangsawan Jawa. Identik dengan sikap feminin. Lemah lembut. Tetapi karakternya kritis dan berani. Sisi itulah yang menggambarkan sikap maskulin. 

“Kartini dalam bukunya menunjukkan sikap yang sangat mandiri. Punya pemikiran tajam. Jelas pada masanya tidak mencerminkan sikap wanita bangsawan. Sikapnya itu berasal dari energi maskulinitas,”  katanya.

Kartini pun memiliki kepribadian yang cair dan merdeka. Hal itu dijelaskan dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang. 

BACA JUGA:Khofifah Ajak Seluruh Elemen Turunkan Angka Kematian Ibu di Hari Kartini 2026

BACA JUGA:30 Kutipan RA Kartini dari Buku Habis Gelap Terbitlah Terang yang Inspiratif Buat Medsos

Kartini menjadi pribadi yang sangat merdeka dan revolusioner. Itu berkat pemikiran-pemikiran Eropa yang diterimanya. Baik melalui sahabat pena maupun buku yang dibacanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: