Sedang Jadi Perbincangan di Kalangan Gamers, Apa Itu IGRS Komdigi?

Rabu 08-04-2026,16:56 WIB
Reporter : Moh.Faiqul Waffa
Editor : Indria Pramuhapsari

3+ (Semua Usia) merupakan kategori paling aman untuk anak-anak. Game dalam kelompok ini tidak mengandung kekerasan, darah, bahasa kasar, konten dewasa, atau interaksi online yang tidak terfilter.

7+ (Anak Sekolah Dasar) mulai memperkenalkan elemen fantasi ringan, tapi tetap menjaga batas aman tanpa kekerasan berlebihan, konten sensitif seperti rokok atau alkohol, serta fitur komunikasi online terbuka.

13+ (Remaja Awal) memperbolehkan kekerasan ringan dalam bentuk animasi, darah terbatas, dan humor dewasa ringan. Fitur chat online biasanya sudah tersedia dengan sistem filter yang aktif.

BACA JUGA:Sakura School Simulator, Game 18+ yang Viral di Kalangan Anak-Anak, Apa Saja Dampaknya?

BACA JUGA:10 Daftar Game Open-World dengan Peta Terluas yang Wajib Dimainkan

15+ (Remaja Menengah) menyajikan konten yang lebih kompleks, seperti kekerasan animasi dengan intensitas sedang dan interaksi online yang memerlukan pengawasan. Namun, kategori ini tetap melarang pornografi atau horor ekstrem.

18+ (Dewasa) adalah kategori paling bebas, yang dapat memuat kekerasan intens, unsur rokok, alkohol, narkoba, horor kuat, simulasi perjudian, serta interaksi online tanpa batasan ketat.

Bagaimana Proses Klasifikasi Game?

IGRS menerapkan proses yang cukup sistematis bagi developer atau publisher game. Tahapannya dimulai dengan pendaftaran akun di platform resmi IGRS, dilanjutkan dengan penilaian mandiri (self-assessment) terhadap konten game.

Tim IGRS kemudian meninjau data dan kuesioner yang diajukan. Jika developer merasa hasil penilaian tidak sesuai, mereka dapat mengajukan banding. Setelah disetujui, sertifikat klasifikasi dapat diunduh dan digunakan.

BACA JUGA:Daftar Game Rilis April 2026: Lengkap dari PC, Android, hingga PS5, Banyak Judul Besar!

BACA JUGA:Game Baru God of War: Sons of Sparta Dirilis di PS5, Cerita Masa Muda Kratos Dibuka

Proses ini dirancang agar tetap terstruktur tanpa memberatkan pelaku industri game, sekaligus memastikan standar penilaian yang konsisten.

Mengapa IGRS Menjadi Polemik?

Meski memiliki tujuan mulia, implementasi IGRS justru memunculkan kritik dari sebagian komunitas gamers. Beberapa isu utama yang ramai diperbincangkan antara lain:

1. Akurasi Rating Dipertanyakan

Sebagian gamers menemukan ketidaksesuaian antara konten game dan label usia yang diberikan. Game dengan elemen dewasa tertentu justru menerima rating untuk usia lebih muda, sementara judul populer lainnya dianggap tidak layak beredar.

Hal ini menimbulkan keraguan terhadap konsistensi dan validitas sistem penilaian.

Kategori :