Ibu Dibunuh Anak Laki-Laki Tiri di Binong, Tangerang: Bara Sindrom Loyalitas
ILUSTRASI Ibu Dibunuh Anak Laki-Laki Tiri di Binong, Tangerang: Bara Sindrom Loyalitas.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway -
Pembunuhan Widyastuti, 46, di rumahnyi, Tangerang, cepat diungkap polisi. Rumah dihuni Widyastuti dan anak tiri Nanang Supriatna, 25. Tetangga mendengar musik kencang di situ, lalu musik mati, Nanang pergi. Widyastuti pun ditemukan tewas.
TAKTIK pelaku sederhana. TKP rumah kontrakan padat penduduk di Binong, Curug, Tangerang. Pada Jumat pagi, 17 April 2026, pelaku memutar musik volume kencang. Beberapa jam kemudian musik mati, pelaku pergi. Rumah tertutup sepi.
Selanjutnya, Kasatreskrim Polres Tangsel AKP Wira Graha Setiawan kepada wartawan, Sabtu, 18 April 2026, mengatakan, malam itu juga suami Widyastuti, Jumri, 52, pulang kerja. ”Ia mendapati istrinya meninggal tidak wajar. Ia telepon polisi di saluran khusus 110,” katanya.
Tim polisi bergerak cepat menuju TKP. Polisi mengolah TKP dan memeriksa para saksi di sekitar TKP. Polisi mendengar kesaksian para tetangga yang mendengar musik kencang sejak pagi hingga siang.
BACA JUGA:Cowok-Cewek Check In Hotel di Medan, Jadi Pembunuhan: Korban Terlalu Pasrah
BACA JUGA:Remaja Bercinta di Malang Berubah Jadi Pembunuhan: Kencan, Langsung Touring
Pemilik rumah kontrakan korban bernama Sinta mengatakan, ”rumah saya berjarak sekitar 30 meter dari rumah ini (TKP). Pagi di hari kejadian itu musik diputar kencang, sampai kedengaran di rumah saya.”
Menjelang tengah hari, menurut Sinta, musik mati. Tak lama kemudian, tetangga melihat Nanang pergi meninggalkan rumah dengan membawa motor milik bapaknya. Rumah (TKP) ditutup Nanang. Warga tak curiga. Sampai Jumri pulang kerja dan menemukan istrinya tewas.
Dari situ polisi mencurigai Nanang. Polisi menunggu Nanang pulang. Akan dimintai keterangan. Ternyata sampai dini hari Nanang tidak pulang.
Kecurigaan polisi terhadap Nanang meningkat. Lalu, polisi melacak keberadaan Nanang, melalui sinyal HP korban yang dilarikan pelaku. Ditemukan titik lokasi di kawasan Periuk, Kota Tangerang.
BACA JUGA:Mengulik Motif Pembunuhan di Sumedang, Jabar: Rampok dan Dendam
BACA JUGA:Pembunuhan di Gudang RSUD Majalaya, Bandung: Utang Kecil Utang Besar
Sabtu, 18 April 2026, sekitar pukul 05.00, polisi menggerebek sebuah rumah di Periuk. Di dalam rumah, Nanang ternyata sudah siaga. Ia langsung menyerang polisi dengan senjata tajam.
Dor… tembakan menembus betis kiri Nanang. Ia langsung lemah. Polisi menyergapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: