HARIAN DISWAY - Menyimpan sayuran di kulkas bisa membuatnya tetap segar hingga 2 minggu. Itu jika dilakukan dengan cara yang tepat.
Penyimpanan yang benar dapat mencegah pembusukan, menjaga nutrisi, dan menghemat pengeluaran rumah tangga.
Banyak orang masih menyimpan sayuran secara asal. Langsung dimasukkan ke kulkas tanpa persiapan. Tanpa memperhatikan kelembapan dalam kulkas. Sebab, kelembapan berlebih justru membuat sayur cepat layu dan berlendir.
Sayuran sebenarnya sangat sensitif. Karena mengandung banyak air. Jika tidak diatur dengan baik, bakteri dan jamur mudah berkembang. Hingga mempercepat kerusakan.
BACA JUGA:Kulkas Mini di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Anak Kos
BACA JUGA:5 Tips Menata Isi Kulkas Mini agar Muat Banyak dan Tetap Rapi
Pastikan Sayuran Tidak Terlalu Basah
Sayuran yang terlalu basah lebih cepat membusuk. Karena memicu pertumbuhan bakteri. Sebaiknya keringkan terlebih dahulu sebelum disimpan.
Kondisi kering membantu menjaga tekstur tetap segar. Itu penting. Terutama untuk sayuran daun. Seperti selada dan bayam.
Gunakan Wadah atau Plastik Berlubang
Ilustrasi Wadah Plastik yang berlubang untuk menyimpan sayuran agar tetap segar -@Alex Milian-iStock
Sirkulasi udara sangat dibutuhkan agar sayuran tidak cepat rusak. Gunakan wadah tertutup atau plastik dengan sedikit ventilasi.
Cara itu menjaga keseimbangan kelembapan di dalam kulkas. Sayuran pun bisa bertahan lebih lama. Tanpa berubah warna.
BACA JUGA:Kulkas Bespoke AI Samsung Jadi Solusi Cerdas Kelola Stok Makanan Selama Ramadan
BACA JUGA:Manfaat Fitur Blue Light Tech di Kulkas, Bisa Jaga Kandungan Vitamin Buah dan Sayur
Pisahkan Sayuran dan Buah
Buah menghasilkan gas etilen. Dampaknya bisa mempercepat pembusukan sayuran. Karena itu, keduanya sebaiknya disimpan terpisah.
Langkah sederhana ini sering diabaikan, padahal efeknya cukup besar. Sayuran bisa lebih awet jika tidak tercampur dengan buah.