1.700 SPPG Dibekukan BGN, APPMBGI Ungkap Dugaan Kecurangan Porsi MBG

Minggu 26-04-2026,12:31 WIB
Reporter : Lailatul Arifah
Editor : Mohamad Nur Khotib

JAKARTA, HARIAN DISWAY – Pemerintah membekukan sementara sekitar 1.700 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) karena dinilai tidak mematuhi ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN).

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) Abdul Rivai Ras mengatakan, langkah tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, tindakan pembekuan itu merupakan peringatan tegas agar pengelolaan program dilakukan secara profesional dan mengikuti standar yang telah ditetapkan.

“Ada sekitar 1.700-an SPPG yang sudah di-suspend oleh BGN untuk diperbaiki. Ini adalah bentuk keseriusan dalam mengelola standarisasi yang telah ditetapkan,” ujar Rivai mengutip disway.id, Sabtu 25 April 2026.

BACA JUGA:Belum Penuhi Standar, 1.780 SPPG Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Operasionalnya

BACA JUGA:Kepala BGN Klarifikasi Video Soal Motor Listrik MBG: untuk Operasional Kepala SPPG

Rivai juga mengungkap adanya dugaan pelanggaran di lapangan yang melibatkan sejumlah pengelola dapur MBG. Bentuk pelanggaran tersebut antara lain pengurangan porsi serta tidak terpenuhinya kandungan protein dalam menu yang disajikan.

“Jangan mengurangi ukuran. Misalnya ayam dipotong menjadi delapan, tapi ini dipotong menjadi 12 atau bahkan 20, kan jadi kecil. Begitu juga dengan lele, semua harus sesuai gramasi agar standar gizi terpenuhi,” tegasnya.

APPMBGI tetap berada pada posisi independen dalam mengawal program tersebut. Juga berperan sebagai penghubung sekaligus pengawas untuk memastikan pelaksanaan di lapangan tetap sesuai aturan, meskipun tanpa imbalan.

Menurutnya, kolaborasi antar pihak sangat dibutuhkan agar pengawasan berjalan efektif dan tidak hanya berhenti pada kritik semata.

BACA JUGA:Buntut 72 Siswa Keracunan di Duren Sawit, DPR Minta Izin Operasional SPPG Dicabut Permanen

BACA JUGA:MBG Terlambat Dibagikan hingga Malam, BGN Nonaktifkan Sementara 2 SPPG di Sulsel

“Kami menyambut baik semua stakeholder yang ikut mengawasi secara aktif dan konstruktif, daripada hanya sekadar mengkritik tapi tidak pernah berbuat secara riil. Kami di sini bergerak untuk memastikan standar itu tetap terjaga,” tegasnya. (*)

*) Lailatul Arifah, Peserta Magang dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Kategori :