HARIAN DISWAY - Arsenal memastikan tempat di final Liga Champions untuk kali pertama sejak 2006. Setelah menang tipis 1-0 atas Atletico Madrid, dengan agregat 2-1 pada Rabu pagi WIB, 6 Mei 2026.
Dalam laga yang ketat dan tensi tinggi itu, gol tunggal The Gunners (sebutan Arsenal) dicetak Bukayo Saka jelang turun minum. Hasil ini menempatkan Arsenal di ambang double winners.
Selain melangkah ke final Eropa, Arsenal juga berada di posisi sangat kuat di Premier League. Mereka unggul 5 poin dari Manchester City. Pasukan Mikel Arteta hanya butuh tiga kemenangan lagi untuk mengakhiri puasa gelar liga selama 22 tahun.
Situasi tersebut jelas bikin happy. Tapi sekaligus membuat tekanan terhadap tim semakin besar, baik dari media maupun publik. Bukayo Saka memahami betul hal tersebut.
BACA JUGA:Arsenal vs Atletico Madrid 1-0 (Agregat 2-1): The Gunners ke Final Liga Champions Setelah 20 Tahun!
BACA JUGA:Rating Pemain Arsenal yang Singkirkan Atletico dari Liga Champions, Terbaik Bukan Bukayo Saka
"Ini momentum yang luar biasa bagi kami dan para fans. Tapi di posisi seperti ini, tekanan justru semakin besar," ujar Saka, dalam wawancara dengan TNT Sports.
Lolos ke final UCL usai tekuk Atletico 1-0, Saka minta Arsenal fokus abaikan tekanan demi ambisi raih double gelar (UCL & Liga Inggris) di akhir musim ini.--Uefa.com
"Kami bermain di level tertinggi. Masuk final Liga Champions, sekaligus bersaing untuk gelar juara liga. Tentu orang akan banyak bicara dan mengkritik. Kami harus bisa menutup itu semua dan tetap fokus," paparnya.
Bagi pemain asli jebolan akademi Arsenal itu, perjalanan The Gunners musim ini terasa seperti cerita indah yang masih belum selesai. "Semoga ini bisa berakhir dengan cara terbaik di Budapest," harap pemain 24 tahun tersebut.
Konsistensi dan Dukungan Suporter Jadi Kunci
Keberhasilan Arsenal tidak lepas dari konsistensi performa sepanjang musim. Kemenangan atas Atletico menjadi clean sheet ke-30 mereka di semua kompetisi.
BACA JUGA:4 Faktor yang Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Mikel Arteta Jenius
BACA JUGA:Emirates Bergemuruh! Dua Nyawa Arsenal Kembali Jelang Duel Hidup Mati Lawan Atletico Madrid
Angka itu menyamai catatan terbaik klub sejak musim 1993/1994, dan menunjukkan kukuhnya lini pertahanan mereka. Mengingatkan kita pada era defender mengerikan seperti Tony Adams, Lee Dixon, Nigel Winterburn, hingga Martin Keown.
Tak hanya itu, Arsenal juga telah mengoleksi 41 kemenangan di semua ajang musim ini. Menyamai rekor klub yang sudah bertahan sejak 1970/71. Catatan tersebut jadi bukti bahwa mereka bisa bermain impresif sekaligus stabil dalam jangka panjang.