Potensi kerja sama mencakup transfer teknologi, pilot project, investasi sektor hulu, pengembangan sumber daya manusia, hingga teknologi pengeboran dan completion.
BACA JUGA:Pertamina Jajaki Kerja Sama Strategis dengan SLB untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
BACA JUGA:Pertamina dan Apache Bahas Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Migas Kompleks
Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita menilai penguatan hubungan energi Indonesia dan Amerika Serikat menjadi momentum penting untuk mempercepat pengembangan teknologi dan investasi sektor energi nasional.
“Pertamina memandang kerja sama ini sebagai peluang untuk mempercepat pengembangan teknologi migas, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta membuka akses investasi yang mendukung kemandirian dan keberlanjutan energi nasional,” ujar Arya. (*)