Developer Fortnite Tegaskan AI Tidak Akan Gantikan Pekerja Game

Rabu 13-05-2026,06:00 WIB
Reporter : Guruh Dimas Nugraha
Editor : Guruh Dimas Nugraha

Namun, fitur tersebut sempat menuai kontroversi. Karena pemain berhasil membuat Darth Vader mengucapkan kata-kata kasar. Sebelum akhirnya diperbaiki pihak Epic Games.

Di sisi lain, Epic Games juga tengah menghadapi tekanan finansial. Awal tahun ini, perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap lebih dari 1.000 karyawan. Juga menutup beberapa proyek game.

BACA JUGA:Fortnite Rilis Chapter 7, Tapi Gamers Malah Salfok Banyak Konten Dibuat Dengan AI

BACA JUGA:Fortnite Zero Hour Pecahkan Rekor, 10,5 Juta Pemain Saksikan Pertempuran Epik ala Avengers: Endgame

Perusahaan menyebut pengeluaran mereka jauh lebih besar dibanding pemasukan yang diperoleh. Epic Games juga mengumumkan rencana penghematan biaya. Besarnya senilai 500 juta dolar AS melalui pengurangan tenaga kontrak dan biaya pemasaran.

Perdebatan penggunaan AI dalam industri game terus berkembang. Sebuah studi tahun 2026 menyebut sebagian besar pemain sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan penggunaan AI generatif dalam game.


Battle Bus dalam Fortnite sebagai elemen ikonik dalam Fortnite yang digunakan untuk mengantarkan pemain ke medan pertempuran. --thegamer.com

Meski demikian, survei yang sama juga menemukan semakin banyak pemain mulai mempertimbangkan untuk tidak membeli game. Itu jika mereka mengetahui game tersebut menggunakan AI generatif secara berlebihan.

Sebelumnya, CEO Take-Two Interactive Strauss Zelnick juga menyebut perusahaannya tengah mengeksplorasi AI.

BACA JUGA:5 Misi Battle Pass The Simpsons di Fortnite yang Wajib Kamu Tuntaskan Minggu Ini!

BACA JUGA:Fortnite X The Simpsons Jadi Update Terbesar, Apa Saja Perubahan dan Tambahannya?

Itu dilakukan untuk membantu efisiensi pengembangan game di tengah meningkatnya biaya produksi industri video game global. (*)

Kategori :