Maling Motor Bemodus Lowongan Kerja Palsu

Jumat 22-05-2026,21:11 WIB
Reporter : Noor Arief Prasetyo
Editor : Noor Arief Prasetyo

HARIAN DISWAY - Seorang pemuda berinisial SN, 19, warga Sukorejo, Pasuruan, kehilangan sepeda motor miliknya saat memenuhi panggilan wawancara kerja fiktif di kawasan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Kamis, 21 Mei 2026.

Korban kehilangan sepeda motor Honda PCX hitam tahun 2018 bernopol N 5147 TEM setelah diduga ditipu pelaku yang mengaku membuka lowongan kerja dari tempat bernama “Alfa Grosir”. Pelaku diduga merupakan orang yang sama dengan pelaku pencurian bermodus serupa di kawasan Manyar, Sukolilo, Surabaya.

SN mengaku awalnya mendapatkan informasi lowongan pekerjaan melalui aplikasi TikTok. Ia dijanjikan posisi sebagai pencatat barang keluar masuk dan diminta datang untuk menjalani proses wawancara kerja di sebuah kafe kawasan Prigen.

“Dapat info loker dari TikTok. Janjian untuk interview di kafe,” ujar SN kepada Radio Suara Surabaya, Jumat 22 Mei 2026.

Saat tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB, korban diarahkan masuk ke ruang pertemuan dan menjalani wawancara dengan seseorang yang menghubunginya melalui WhatsApp menggunakan nama “Pak Dede”. Namun, korban mengaku tidak mengetahui identitas asli pelaku karena tidak ada perkenalan langsung selama proses wawancara berlangsung.

Setelah wawancara selesai, pelaku meminta berkas lamaran kerja, fotokopi KTP, hingga STNK asli milik korban dengan alasan untuk keperluan inventaris perusahaan. Tak berselang lama, pelaku juga meminta kunci sepeda motor dengan dalih kendaraan tersebut akan dipasangi GPS di bengkel terdekat karena nantinya digunakan untuk kebutuhan pekerjaan.

Korban yang percaya kemudian menyerahkan kendaraan beserta kuncinya. Namun hingga berjam-jam menunggu, motor tersebut tidak pernah kembali.

“Orangnya gemuk tinggi,” kata SN menggambarkan ciri fisik pelaku.

SN menunggu sejak sekitar pukul 12.50 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Karena curiga motornya tidak kunjung dikembalikan, ia akhirnya meminta bantuan pihak kafe untuk memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV.

“Pihak kafe bilang mereka juga tertipu. Pelaku pinjam living room untuk interview,” ungkapnya.

Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polsek Prigen. Korban menyebut pihak kepolisian meminta kelengkapan dokumen seperti BPKB untuk proses laporan lanjutan. Rekaman CCTV dari lokasi kejadian juga telah diserahkan kepada polisi.

Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di Surabaya dengan modus wawancara kerja palsu yang menyasar pencari kerja. Pelaku diduga menggunakan pola yang sama untuk membawa kabur kendaraan korban saat proses interview berlangsung.

Salah satu korban lain, SA, 23, mengaku menemukan lowongan kerja sebagai petugas pengiriman barang melalui Instagram pada Selasa 19 Mei 2026. Pelaku mencantumkan nama perusahaan “CV Cahaya Mandiri” dan mengatur wawancara di sebuah kafe.

“Putih, pakai topi, rambut tak terlalu panjang, baju biru, jalannya agak pincang,” kata SA menggambarkan ciri-ciri pelaku.

Kasus serupa juga pernah dilaporkan terjadi pada Februari 2026 di sebuah coworking space di Surabaya Barat. Berdasarkan pencocokan rekaman CCTV dari beberapa lokasi, pelaku diduga merupakan orang yang sama.

Kategori :