Parents Talk, Inspirasi Schools Kenalkan Cambridge Programme Lewat Diskusi Interaktif

Sabtu 23-05-2026,18:55 WIB
Reporter : Amelia Puspa Ningrum*
Editor : Indria Pramuhapsari

Indri mengakui, tantangan terbesar saat mengenalkan program Cambridge adalah masih banyak orang tua yang hanya mengetahui labelnya saja, tanpa memahami proses pembelajarannya.

"Orang tua tahunya label, tapi tidak tahu prosesnya seperti apa. Karena itu kami ingin orang tua lebih terbuka wawasannya," tuturnya. 

BACA JUGA: Guru ASN Hanya Boleh Mengajar di Sekolah Negeri, DPR Ingatkan Pendataan Harus Cermat

BACA JUGA: Prabowo Subianto Tinjau Pulau Miangas, Janjikan Renovasi Sekolah dan Puskesmas dalam Dua Tahun

Menurutnya, Inspirasi Schools berbasis Kurikulum Merdeka, tapi diperkaya dengan pendekatan Cambridge Programme. Khususnya, untuk pelajaran sains, matematika, dan Bahasa Inggris. 

Sekolah juga tetap menanamkan nilai-nilai karakter seperti menghormati orang lain, empati, serta keberanian untuk bersikap dan berkata jujur.

Sementara itu, Adri menjelaskan tentang konsep Cambridge yang fleksibel. Ia menegaskan, Cambridge tidak menggantikan kurikulum sekolah. 

"Cambridge tidak pernah mengganti kurikulum sekolah, tapi memperkaya pembelajaran yang ada," jelas Adri.  

BACA JUGA: Kado Manis Hardiknas, Pemprov Jatim Bedah Rumah Penjaga Sekolah SMAN 2 Surabaya

BACA JUGA: Gus Ipul Targetkan 97 Gedung Sekolah Rakyat Tuntas Pada Juli 2026

Saat ini, ada sekitar 300 sekolah Cambridge di Indonesia. Sedangkan, sekolah yang menggunakan buku pembelajaran dan pelatihan Cambridge jumlahnya sudah lebih dari 1.500.

Dalam acara Sabtu, diskusi interaktif dilengkapi dengan showcase kreasi para siswa. Orang tua dapat melihat langsung bagaimana siswa tampil percaya diri, kreatif, dan aktif. 

Para orang tua diyakinkan tentang kelebihan sistem Cambridge di sekolah. Mulai dari pendekatan pembelajaran di kelas, sistem penilaian siswa, hingga pengembangan karakter dan kemampuan komunikasi anak sejak dini. (*)

*) Peserta Magang Kemnaker RI

 

Kategori :