Como Ukir Sejarah Lolos Liga Champions, Cesc Fabregas Bangga!

Senin 25-05-2026,09:34 WIB
Reporter : Muhammad Farrel Radia
Editor : Salman Muhiddin

HARIAN DISWAY - Como mencatat sejarah besar dalam perjalanan klub setelah memastikan tiket ke Liga Champions untuk pertama kalinya sepanjang klub berdiri. 

Kemenangan 1-4 atas Cremonese pada laga terakhir Serie A 2025/2026 menjadi penutup sempurna musim luar biasa mereka, sekaligus mengantar tim asuhan Cesc Fabregas menembus empat besar klasemen.

Bertanding di Stadio Giovanni Zini pada Senin, 25 Mei 2026 dini hari WIB, Como tampil percaya diri meski masih harus bergantung pada hasil laga lain untuk mengamankan posisi di zona Liga Champions. 

Namun, mereka tetap fokus menyelesaikan tugas utama dengan kemenangan meyakinkan di laga tandang tersebut.

BACA JUGA:Como Incar Talenta Real Madrid Cesar Palacios untuk Gantikan Nico Paz

BACA JUGA:Como Incar Bek Juventus Andrea Cambiaso demi Penuhi Regulasi UEFA di Eropa


Selebrasi penyerang Como, Jesus Rodriguez, usai mencetak gol dalam laga kontra Cremonese. Senin, 25 Mei 2026.-Marco M. Mantovani-Getty Images

Sebelum laga dimulai, Como berada di peringkat kelima dengan koleksi 68 poin, tertinggal dua angka dari AS Roma dan AC Milan yang menghuni posisi tiga dan empat. 

Situasi ini membuat peluang mereka sangat bergantung pada hasil pertandingan lain yang berlangsung bersamaan.

Di lapangan, Como menunjukkan performa solid dengan permainan menyerang yang efektif. Kemenangan 1-4 atas Cremonese menjadi bukti kedewasaan tim yang dihuni banyak pemain muda. 

Namun, kepastian lolos baru datang setelah kabar dari laga lain menguntungkan mereka. AC Milan secara mengejutkan tumbang 1-2 di kandang sendiri dari Cagliari, sementara AS Roma tetap menang 2-0 atas Hellas Verona. Hasil itu cukup untuk membawa Como naik ke posisi empat besar.

BACA JUGA:Cesc Fabregas Bawa Como Cetak Sejarah Lolos Kompetisi Eropa

BACA JUGA:Como vs Napoli 0-0: Peluang Scudetto Partenopei Kian Menipis

Cesc Fabregas, yang menjadi pelatih kepala klub, mengungkapkan momen tersebut sebagai salah satu pencapaian paling berkesan dalam karier kepelatihannya. Ia bahkan mengaku sudah memiliki firasat bahwa timnya mampu bersaing hingga akhir musim.

“Dalam hidup saya, saya sering hanya mengandalkan intuisi. Saya sudah merasa bahwa dengan dua kemenangan kami bisa ke Liga Champions,” ujar Fabregas dalam wawancara bersama DAZN Italia.

Kategori :