Luis de la Fuente tegaskan timnas Spanyol tak akan paksa Lamine Yamal bermain jika belum bugar dari cedera hamstring demi hadapi Piala Dunia 2026.--Getty Images
Setelah sukses membawa Spanyol menjadi juara Eropa, Yamal kini mengalihkan fokusnya ke Piala Dunia 2026. Ia menegaskan bahwa Spanyol tidak boleh terlena dengan status sebagai salah satu favorit juara turnamen.
Menurut Yamal, menjadi unggulan bukan berarti sebuah tim otomatis memiliki keuntungan di lapangan. Ia justru menilai tekanan akan semakin besar karena semua lawan ingin mengalahkan tim favorit.
BACA JUGA:Barca vs Newcastle 1-1, Penalti Yamal di Menit 90+6 Selamatkan Blaugrana
BACA JUGA:Vinicius Bela Lamine Yamal, Bersatu Lawan Rasisme di Sepak Bola
"Menjadi favorit tidak membuat Anda lebih mudah menang atau mencetak gol. Kami tetap harus menjalani setiap pertandingan dengan serius," ucap Yamal.
Ia juga menyebut sejumlah negara lain seperti Argentina, Prancis, Portugal, dan Inggris sebagai pesaing kuat dalam perebutan gelar juara dunia. Meski begitu, Yamal percaya Spanyol memiliki kualitas permainan yang mampu bersaing dengan siapa pun.
"Kami percaya dengan cara bermain kami. Menurutku, Spanyol memainkan sepak bola terbaik," tambahnya.
Di tengah ambisi besar tersebut, kondisi kebugaran Yamal kini menjadi perhatian utama tim medis Spanyol. Sang winger mengalami cedera otot pada akhir musim La Liga yang membuatnya diragukan tampil pada laga-laga awal fase grup.
Tim medis disebut mengambil pendekatan hati-hati agar cedera Yamal tidak semakin parah selama turnamen berlangsung.
Meski kemungkinan absen di pertandingan awal cukup besar, Spanyol berharap pemain mudanya itu sudah bisa kembali saat menghadapi Uruguay. Kehadiran Yamal tentu sangat penting bagi Spanyol. (*)